Breaking News:

Nekat Jadi Kurir Narkoba, Nelayan di Sibolga Diringkus Petugas

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, tersangka saat itu mendapat telpon dari rekannya apakah di sana ada menjual sabu.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Ayu Prasandi
HO
Polisi amankan kurir narkotika jenis sabu, Sabtu (4/9/2021).   

TRIBUN-MEDAN.COM, SIBOLGA-Seorang pria yang berprofesi nelayan, berinisial RA alias D (26) warga Sei Nangka, Dusun I, Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan, tak berkutik diamankan petugas.

RA diamankan petugas Polres Sibolga di dalam mobil travel yang ditumpanginya di Jalan Horas Kelurahan Panca Pinang, Sibolga pada Kamis (26/8/2021) lalu.

Ia kedapatan membawa paket kecil sabu yang hendak diantarkan kepada pemiliknya (DPO).

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, tersangka saat itu mendapat telpon dari rekannya apakah di sana ada menjual sabu.

Rekan korban yang identitasnya telah dikantongi ini tiba dan bermalam di rumah teman tersangka.

Baca juga: Kawan Lama Group Buka 4 Lowongan Kerja, Terbuka untuk Lulusan D3 dan S1

"Di dalam rumah itu ada tersangka dan dua rekannya. Mereka berkomunikasi hendak transaksi sabu sebanyak 25 gram," ujarnya, Sabtu (4/9/2021).

Pada keesokan harinya, sambung Sormin, rekan tersangka menyerahkan satu kotak rokok yang mana di dalamnya terdapat sabu.

"Tersangka bersama temannya hendak berangkat dari Tanjungbalai naik travel. Dalam perjalanan teman tersangka dari Sei Nangka menghubunginya untuk mentransfer panjarnya Rp 5 juta. Saat travel istrahat di Pematangsiantar diperlihatkan bukti bahwa telah dikirim uang sebanyak Rp 5 juta," katanya.

Setibanya di Sibolga, lanjut Iptu R Sormin, pelaku berhasil diamankan oleh petugas.

Dari hasil penggeledahan ditemukan satu kotak rokok merk Lucky Strike yang disimpan ditas kecil warna merah merk Supreme.

"Tas itu disandang tersangka dan kami berhasil menyita satu unit hp merk Samsung warna gold dan kemudian diboyong ke Polres Sibolga untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Baca juga: Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Medan Amplas, Pengantin Langsung Diminta Tes Covid-19

Dalam pemeriksaan, lanjutnya, pemilik sabu di Sei Nangka dikenal tersangka karena sering belanja serta sering mengantarkan sabu pesanan orang.

"Dalam transaksi, tersangka mengaku mendapat imbalan Rp 50-100 ribu. Untuk mengantar ke Sibolga, tersangka mendapat imbalan Rp 250 ribu per gramnya," sebutnya.

Dalam kasus ini, tersangka disangkakan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Undang undang RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

(mft/tribun-medan.com) 
 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved