Premanisme
SOK BERKUASA, Ini Wajah Preman Berseragam OKP yang Sering Palak Pedagang di Tomang Elok
OKP berseragam loreng kerap kali melakukan pemerasan terhadap pedagang kecil di Jalan Gatot Subroto Medan
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Kelompok preman berseragam organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sekambing C II, Kecamatan Medan Sunggal ternyata meminta setoran tiap bulan ke pedagang.
Alasannya, lapak tempat para pedagang berjualan adalah daerah kekuasan preman berseragam OKP tersebut.
Satu diantara korban preman berseragam OKP itu adalah Dameria Hutauruk.
Baca juga: Pertentengan Kali, Preman Bercelana Loreng OKP Palak Pedagang: Kami Preman, Silakan Share
Pedagang buah mangga ini sudah tak tahu lagi harus berbuat apa.
Ingin lapor polisi, dia khawatir lapaknya diacak-acak para preman berseragam OKP tersebut.
"Tiap hari orang itu datang, minta uang. Pas jelang maghrib biasanya datang," kata Dameria menghela nafas, Minggu (5/9/2021).
Dameria mengatakan, preman berseragam loreng OKP biru cokelat hitam hijau itu sering berkata kotor kepada dirinya, jika dia tidak menyerahkan uang.
Karena kerap tidak mendapatkan uang, Dameria harus rela dagangannya dirampas preman berbaju OKP tersebut.
Baca juga: Preman Bikin Resah Sopir di Perbatasan, Polda Sumut Lakukan Peningkatan Patroli Jalanan
"Saya jualan mangga ini paling untungnya hanya Rp 2.000 atau Rp 3.000 saja. Kalau lah tiga buah mangga yang mereka ambil, itu beratnya hampir seperempat kilo. Sudah rugi saya," kata Dameria.
Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kadang kala dagangan Dameria tidak laku.
Sementara iitu, dia harus menghidupi tiga anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
"Suami saya cuma kuli bangunan. Berapalah dapat kami. Itupun diperas juga," katanya menahan tangis.
Baca juga: Mantan Ajudan Jokowi Diperas Preman, Gunakan Kode Khusus, Kini Pelaku Diciduk setelah 2 Hari Diburu
Dalam kondisi serba kesusahan, untungnya tauke buah bisa mengerti.
Tauke buah cuma meminta uang bilamana dagangannya laris.
Dameria berharap, para preman berseragam OKP ini bisa ditindak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wajah-para-preman-berseragam-okp-yang-sering-memalak-pedagang.jpg)