News Video
Hari Pertama Enam Siswa Ikuti Kegiatan Parlemen Remaja di Gedung DPRD Sumut
Dari 5.458 siswa se-Indonesia yang mendaftar, tahun ini ada 6 Siswa SMA Sumatera Utara lolos untuk mengikuti Kegiatan Parlemen Remaja.
Penulis: Anisa Rahmadani |
Hari Pertama Enam Siswa Ikuti Kegiatan Parlemen Remaja di Gedung DPRD Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Enam siswa yang berhasil lolos dalam kegiatan Parlemen Remaja yang dibuat oleh Sekretariat Jendral DPR-RI setiap tahunnya hari ini melaksanakan kegiatan sebagai anggota parlemen di Gedung DPRD Sumut, Senin (13/9/2021).
Enam siswa asal Sumut yang lolos dari ribuan siswa se Indonesia akan mengikuti kegiatan Parlemen Remaja selama lima hari kedepan, terhitung mulai hari ini.
Menurut Albert, siswa SMA Unggul Del Kabupaten Toba yang juga turut terpilih dalam kegiatan Parlemen Remaja mengatakan bahwa untuk hari pertama kegiatan parlemen remaja ini berisikan pembukaan sekaligus peresmian kegiatan Parlemen Remaja oleh kepala DPR-RI Puan Maharani secara daring.
"Tadi acara mulai dari pukul 08.00 pagi tadi kegiatan hari pertama ini pembukaan sekaligus peresmian dan penyerahan palu oleh Ketu DPR-RI kepada ketua Parlemen Remaja secara daring," ucapnya saat ditemui di Gedung DPRD Sumut.
Usai pembukaan dikatakan Albert, beberapa anggota DPR-RI memberikan pemberian materi sekaligus mekanisme kerja selama lima hari kerja .
"Tadi kita dikasih materi terkait bagaimana rapat paripurna dan lain-lain setelah itu baru kita dikasih tugas kerja kita selama disini," jelasnya.
Sejauh ini dikatakan Albert, pihaknya masih menunggu undangan masuk zoom mentoring dari DPR-RI di terima.
"Jadi ini masih menunggu tugas kerja kita di daerah masing-masing, dan masih menunggu zoom kita di terima oleh mentor. Karena mentoring kita akan mengundang melalui zoom per daerah hanya tadi saja pas pembukaan semua masuk zoom sekarang per daerah," paparnya.
Dikatakan Albert bersama keenam siswa lainnya, tidak ada masalah jika kegiatan ini dilakukan secara daring.
"Gak ada rasa sedih sih semua tetap asik karena ini pengalaman dan pembelajaran yang tidak kita dapat di sekolah," ucapnya.
Untuk akomodasi dan tempat penginapan dikatakan Albert bahwa ia bersama kelima temannya tersebut jauh-jauh hari sudah mencari audiensi pribadi untuk memfasilitasi kegiatannya.
"Kalau anggota DPRD Sumut ini hanya memfasilitasi ruangan kegiatan dan makan saja. Kalau penginapan dan jalan kami minta bantuan dari berbagai dinas seperti ada yang dari Dinas Pendidikan dan lain-lain di daerah masing-masing. Jadi setelah dana berhasil terkumpul baru kami gunakan ada untuk tempat menginap, uang akomodasi dan lain-lain," terangnya.
Sementara mantan Parlemen Remaja asal Sumut Angkatan 2019, Yudha Pratama Hulu yang turut menjadi mentoring keenam siswa mengatakan bahwa tidak ada kesulitan dalam memonitoring keenam siswa tersebut.
"Kesini karena mereka meminta untuk menjadi coach mereka selama kegiatan berlangsung. Jadi kami para alumni akan bergantian mendampingi mereka. Dan tidak ada kesulitan meski lewat daring karena mereka juga tidak gaptek akan teknologi," paparnya.