Breaking News:

Lagi Asyik Berkhayal Sambil Mengisap Ganja, Pengedar Narkoba Dibekuk saat Lagi Teler

Pengedar ganja dibekuk petugas saat tengh teler sendirian di bawah tower pemancar televisi

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
HO
Alvindo Silalahi pengedar dan pemakai ganja yang ditangkap petugas Polres Taput 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Tower pemancar milik TVRI di Dusun Aek Nasia, Desa Hutatoruan VIII, Kecamatan Tarutung dikenal sepi.

Karena kondisi yang sepi itu pula, pengedar narkoba bernama Alvindo Silalahi memanfaatkan lokasi tersebut untuk mengonsumsi ganja kering.

Di tengah kesunyian dusun, Alvindo menikmati asap dari daun beruas ganjil tersebut.

Baca juga: 30 Kg Ganja Asal Blangkejeren Gagal Beredar di Kota Medan dan Sekitarnya

Tak disangka, bau asap yang cukup menyengat ternyata dicium warga.

Lantaran penasaran, warga melapor ke petugas Polres Taput.

"Begitu menerima informasi, tim langsung mendatangi lokasi tersebut. Ternyata di sana ada seorang pria tengah menikmati ganja sambil berkhayal sendirian," kata Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Minggu (12/9/2021).

Melihat ada polisi yang datang, Alvindo yang sudah teler tak bisa lari kemana-mana.

Tubuhnya gemetar, wajahnya mendadak pucat pasi.

Baca juga: Tak Mau Sendirian Masuk Bui, Pengedar Laporkan Bandar, Polisi Sita Satu Goni Ganja

"Dari tersangka kami sita lima paket narkoba, dimana empat paket di saku kanan, dan satu paket lainnya di saku kiri," kata Baringbing.

Tak ingin membuang kesempatan, polisi lantas melakukan pengembangan ke rumah Alvindo di Desa Pancur BatuI, Kecamatan Adian Koting.

Dari rumah Alvindo, ditemukan lagi barang bukti satu bungkusan plastik kantongan warna hitam berisi narkotika jenis ganja, satu buah tupperware warna kuning berisi ganja, 6 (enam) lembar kertas nasi warna cokelat, satu buah staples / hekter warna abu-abu, dan satu bungkus kertas tiktak/paper.

Baca juga: Kirim Ganja Ke Gedung Bharana Graha Sekretariat Jenderal MPR RI, Mahasiswa Ini Berujung Penjara

"Semua barang bukti tersebut kami temukan di lemari tersangka yang ada di dalam kamar," katanya.

Atas temuan itu, Alvindo kemudian diboyong ke Polres Taput.

Dia bakal dijerat Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 111 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved