Breaking News:

Tak Mau Sendirian Masuk Bui, Pengedar Laporkan Bandar, Polisi Sita Satu Goni Ganja

Petugas Polres Karo mengamankan dua orang tersangka pengedar dan bandar ganja dari loksi terpisa. Satu karung goni disita

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
HO
Kedua pelaku penyalahgunaan narkoba beserta barang bukti ganja 300 gram, diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (1/9/2021). (TRIBUN MEDAN/HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karo kembali mengamankan sindikat narkoba jenis ganja.

Adapun dua orang pengedar dan bandar itu yakni Khairul Anwar Pinem dan Herianto Ginting.

Menurut KBO Sat Res Narkoba Polres Karo Iptu Hendrik Tarigan, penangkapan ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat.

Dirinya mengatakan, berdasarkan laporan ini pihaknya berhasil menangkap kedua pelaku di lokasi yang berbeda.

Baca juga: Kibo Si Bandar Ganja 240 Kg Asal Medan Petisah Lolos dari Hukuman Mati

"Benar, dari laporan masyarakat kita berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba. Kedua pelaku kita amankan di lokasi berbeda," ujar Hendrik, Rabu (1/9/2021).

Hendrik menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya Anwar yang diamankan pada Jumat (27/8/2021) kemarin, sekira pukul 22.30 WIB.

Dirinya mengatakan, Anwar sendiri diamankan di sekitar Jalan Besar Kabanjahe-Merek.

Hendrik menyebutkan, pada penangkapan pertama itu pihaknya menemukan barang bukti berupa narkotika jenis ganja.

Setelah ditimbang, barang bukti yang disimpan di dalam karung goni ini seberat 300 gram.

Baca juga: Jual Ganja di Sekitar Kampus USU, Mahasiswa Ini Pasrah Dihukum 7 Tahun Penjara

"Dari pelaku pertama, kita amankan barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 300 gram. Selanjutnya, kita lakukan pengembangan," katanya.

Ketika diinterogasi, Khairul mengaku kepada personel Sat Resnarkoba Polres Karo jika dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari Herianto.

Karena tak mau sendirian masuk bui, si pengedar laporkan bandar ke polisi.

Lalu, polisi menjemput Herianto Ginting di kamar oukup di Jalan Besar Kabanjahe-Merek.

Dari warga Desa Batu Karang, Kecamatan Payung itu, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Dalam kasus ini, keduanya dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved