LAPANGAN MERDEKA Dijadikan RTH dan Paru-parunya Kota Medan, Merdeka Walk Dipindahkan
Pemerintah Kota Medan punya komitmen untuk menata kembali Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan punya komitmen untuk menata kembali Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini. Satu di antaranya, menata kawasan Kota Lama atau dikenal Kesawan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman.
Pernyataan itu disampaikan saat menerima Direktur PT Orange Indonesia Mandiri (OIM) Yogi selaku pengelola Merdeka Walk. Karena itu, Aulia Rachman pengin mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya dan sebagai tempat ruang terbuka hijau.
"Pak Wali Kota ingin Kota Medan berubah menjadi lebih baik, salah satunya mengembalikan fungsi Kawasan Kota Lama Kesawan termasuk Lapangan Merdeka yang akan dijadikan RTH sebagai paru-parunya Kota Medan," ujarnya.
Ia menyampaikan sengaja memanggil Direktur PT Orange Indonesia Mandiri (OIM) Yogi untuk berdiskusi tentang pemindahan tenant-tenant di Lapangan Merdeka. Rencananya, tenant-tenant di Lapangan Merdeka akan dipindahkan ke kawasan Kota Lama Kesawan.
"Namun sebelum mereka di pindah, Pemko Medan akan menata dahulu kawasan Kota Lama Kesawan termasuk juga gedung Warenhuis agar menjadi layak huni bagi pedagang. Kami ingin menata kota ini dengan tetap menjaga ekosistem bisnis bagi para tenant yang sudah ada," katanya.
Sementara itu Direktur PT. OIM, Yogi mengatakan akan segera mendiskusikan rencana ini ke tenant-tenant yang ada di Merdeka Walk.
"Setalah ini saya akan menyampaikan rencana ini ke tenant-tenant yang ada. Saya juga mendukung penataan kota lama yang akan dilakukan Pemko Medan," ujarnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aulia-rachman-nyatakan-tenant-lapangan-merdeka-akan-dipindahkan.jpg)