Profil dan Tokoh

Profil Djaka Budi Utama, Dirjen Bea dan Cukai Eks Tim Mawar Namanya Terseret Dugaan Korupsi Blueray

Djaka Budi Utama, mantan pasukan Tim Mawar yang kini jabat Dirjen Bea dan Cukai namanya terseret dugaan korupsi Blueray.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @bckanwilsulbagsel
PUSARAN KORUPSI- Djaka Budi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai namanya terseret dalam pusaran dugaan korupsi Blueray. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Letjen (Purn) Djaka Budi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai angkat suara ketika namanya terseret dalam kasus dugaan korupsi Blueray.

Dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Jumat (5/6/2026), Djaka Budhi Utama meminta para pihak untuk mengikuti perkembangan penanganan kasus yang sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

"Terkait dengan permasalahan importasi di Bea Cukai kita sama-sama ikuti perkembangan persidangan saja," ujar Djaka, dikutip dari Tribun Bisnis, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Profil Muhammad Kasim, Hakim PN Tipikor Medan yang Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN

DIRJEN BEA CUKAI- Letjen Djaka Budi Utama ditunjuk sebagai Dirjen Bea Cukai yang baru menggantikan Askolani. Penunjukannya menuai sorotan publik karena Djaka masih berstatus TNI aktif.
DIRJEN BEA CUKAI- Letjen Djaka Budi Utama ditunjuk sebagai Dirjen Bea Cukai yang baru menggantikan Askolani. Penunjukannya menuai sorotan publik karena Djaka masih berstatus TNI aktif. (Facebook/Canva)

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026, mencuat dugaan keterlibatan pucuk pimpinan di Bea dan Cukai.

Oleh karena itu, KPK pun tidak menutup kemungkinan memanggil dan memeriksa Djaka Budi Utama.

"Ya kita tunggu perkembangannya, karena tentu setiap fakta yang muncul dalam persidangan nanti akan dianalisis oleh jaksa penuntut umum KPK. Jadi kita tunggu perkembangannya karena memang penyidikan perkara ini juga masih terus berproses," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: SOSOK Lodewyk Pusung, Eks Pangdam I/BB Disikat Kejagung dalam Kasus MBG, Harta Kekayaan Rp 60,5 M

Jaksa KPK sempat mengungkap bahwa bahwa pemilik Blueray Cargo, John Field sempat bertemu dengan pimpinan Bea dan Cukai.

Pertemuan dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Disebutkan jaksa, bahwa ada pemberian amplip dengan kode nomor 1.

Amplop dengan kode nomor 1 itu diduga jaksa diberikan kepada mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Rizal.

Baca juga: Rekam Jejak Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN Ungkap Jual Beli Dapur SPPG Kini Jadi Tersangka

Profil Djaka Budi Utama

Djaka Budi Utama adalah seorang purnawirawan Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat yang resmi ditetapkan sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Ia dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Jumat, 23 Mei 2025, menggantikan pejabat sebelumnya.

Pria kelahiran Jakarta, 9 November 1967 memiliki rekam jejak yang panjang dalam dunia militer.

Baca juga: Profil Boby Arianto, Camat Bangun Purba Dicopot Sementara Dituduh Curangi Pilkades Parguroan

Ia bahkan disebut pernah bergabung dengan Tim Mawar Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Tim Mawar adalah sebuah kelompok kecil anggota terpilih dari Grup IV Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada Juli 1997 dan dikenal sebagai dalang dalam operasi penculikan terhadap aktivis pro-demokrasi menjelang Pemilu 1997 dan Sidang Umum MPR 1998.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved