Breaking News

Menkes Sebut Ada 3 Ribu Lebih Orang Positif Covid-19 Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 3.830 orang terdeteksi positif Covid-19 berkeliaran di pusat perbelanjaan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana pusat perbelanjaan yang sepi pengunjung di Mal, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (6/7/2021). Pemerintah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengatur salah satunya dengan mengurangi jam operasional sementara beberapa fasiltas masyarakat seperti pusat perbelanjaan atau mal. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 3.830 orang terdeteksi positif Covid-19 berkeliaran di pusat perbelanjaan atau mal, stasiun hingga restoran.

Pernyataan itu diungkapkan Menkes dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (13/9/2021).

Awalnya, Budi menyampaikan perkembangan dari implementasi aplikasi PeduliLindungi.

Dia mengatakan sudah ada 29 juta yang terdaftar di aplikasi tersebut.

"Ini contoh implementasinya (PeduliLindungi) yang sudah lumayan masif, karena sejak diluncurkan baru sebulan sudah ada 29 juta yang melakukan check-in dengan PeduliLindungi," kata Budi.

Dari aplikasi PeduliLindungi itu, terdeteksi masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 berkeliaran di tempat-tempat umum.

Budi menyebut ada 3.830 orang yang terdeteksi positif Covid berkeliaran di mal, stasiun, bandara, hingga restoran.

"Kita bisa lihat surprisingly tetep aja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif Covid tapi masih jalan-jalan," ucap Budi.

"Masih masuk mal 3 ribu orang, masih masuk ke bandara 43 orang, masih naik kereta juga 63 orang, masih masuk restoran 55 orang. Padahal orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif Covid yang harusnya stay di rumah atau isolasi terpusat," lanjutnya.

Merespons hal tersebut, Budi mengatakan pihaknya mengambil langkah untuk mengisolasi orang yang terdeteksi Covid-19.

"Dengan demikian, kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil untuk kita lakukan isolasi," kata Menkes.

Pemerintah akan menindak tegas orang berkriteria hitam pada barcode di aplikasi PeduliLindungi, yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (6/9/2021).

"Ke depan pemerintah akan menindak orang-orang dengan kriteria hitam di aplikasi peduli lindungi yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik," kata Luhut.

Mereka yang berkategori hitam tersebut kata Luhut akan di bawa ke tempat isolasi terpusat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved