Breaking News:

1000 Dosis Vaksin Covid-19 di Medan Johor Diprioritaskan Untuk Lansia

seluruh lurah dan kepala lingkungan (kepling) diminta mendata setiap lansia di lingkungan masing-masing. Sehingga informasi lebih tersampaikan.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit pada 15 sampai 19 September 2021 di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor mengutamakan vaksin khusus lanjut usia (lansia). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kecamatan Medan Johor mendapatkan suplai vaksin dari pelaksanaan Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit pada 15 sampai 19 September 2021.

Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor mengutamakan vaksin khusus lanjut usia (lansia).

Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi mengatakan, kegiatan merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan XL Axiata. 

Baca juga: Gadis 13 Tahun Ini Ditemukan Tewas Membusuk, Leher Ditikam Karena Masalah Sepele

"Untuk Medan Johor tersedia 1.000 vaksin dibagi ke enam kelurahan yakni Suka Maju, Kedai Durian, Titi Kuning, Kwala Bekala, Pangkalan Masyhur dan Gedung Johor. Kegiatan dipusatkan di Taman Carikan setiap Rabu, Kamis, Jumat, Senin dan Selasa," ujar Zulfakhri, Rabu (15/9/2021).

Dikatakan mantan Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan ini, berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan serta kepala puskesmas, lansia lebih rentan terpapar Covid-19.

"Selain lansia, vaksin juga ditujukan buat pendamping seperti suami atau istri dan anak," tuturnya. 

Zulfakhri berujar, seluruh lurah dan kepala lingkungan (kepling) diminta mendata setiap lansia di lingkungan masing-masing. Sehingga informasi lebih tersampaikan secara lengkap.

Ia juga mengatakan, penyebaran kasus, di Kecamatan Medan Johor menurun signifikan dalam satu minggu terakhir. 

"Alhamdulillah, turunnya lebih 50 persen, sebelumnya per hari 40 kasus, turun ke 20, tiga kasus bahkan beberapa hari lalu nihil. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat tetap menaati protokol kesehatan (prokes) 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan," katanya.

Head Sustainability & Internal Communication XL Axiata, Andy Satrio Yuddho menambahkan, program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit dimulai sejak Maret 2021 lalu. Kota Medan merupakan kota kedua setelah Depok, Jawa Barat (Jabar).

Baca juga: Polresta Deliserdang Masih Pasang Garis Polisi di SPBU Lubukpakam yang Jual BBM Curang

"Awalnya di Depok, karena masyarakat antusias dan kebutuhan vaksin juga masih tinggi, maka kegiatan dilanjutkan ke Medan," terangnya.

Dikatakannya, Sentra vaksinasi di Medan diawali di RS Adam Malik dilanjutkan ke empat kecamatan masing-masing Medan Selayang, Medan Johor, Sunggal dan Tembung. Setelah itu kembali ke Medan Selayang untuk vaksin dosis kedua.

Pihaknya menargetkan, di RS Adam Malik 500 vaksin dan di setiap kecamatan 200 perharinya. 

"Khusus vaksin di RS Adam Malik, bisa mendaftar melalui link di xlaxiata.co.id/indonesiabangkit. Dengan program ini kami berharap masyarakat terlindungi dan bisa beraktivitas kembali seperti semula sehingga ekonomi meningkat," tutupnya. 

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved