Breaking News:

Truk Tabrak Bus di Porsea, Nenek Tiorene Gultom dan Veronika Nainggolan Tewas

Selain dua orang meninggal, akibat kecelakaan ini empat orang mengalami luka-luka.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Mobil bus yang ditabrak di Desa Sihiong, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba, Selasa (14/9/2021). Dua orang penumpang bus ini tewas. 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Medan-Tarutung Km 199-200 di Desa Sihiong, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba pada Selasa (14/9/2021).

Kecelakaan ini memakan dua orang korban yang merupakan penumpang.

Kasat Lantas Polres Toba Iptu RT Gunawan Siahaan mengatakan, kedua korban yang meninggal adalah penumpang bus, Tiorene Gultom dan Seles Veronika Nainggolan.

Ia menjelaskan, truk menabrak bagian samping sebuah bisa yang tengah berisi penumpang.

"Satu unit mobil truk Mitsubishi dengan Nopol BL-8771-F yang identitas pengemudinya tidak diketahui melarikan diri. Bus ini datang dari arah Tarutung menuju Medan," ujar Iptu RT Gunawan Siahaan, Rabu (15/9/2021).

"Mobil terlalu ke kanan sehingga menabrak bagian samping sebelah kanan mobil bus BB-7194-BB yang datang dari arah berlawanan," terangnya.

Ia mengatakan, selain dua orang meninggal, akibat kecelakaan ini empat orang mengalami luka-luka.

"Dua orang penumpang mobil bus tersebut meninggal dunia dan dua orang penumpang lainnya mengalami luka berat serta dua orang lagi mengalami luka ringan. Kita langsung bawa ke RSUD Porsea," terangnya.

"Yang meninggal dunia adalah Tiorene Gultom (79), seorang perempuan yang beralamat di Jalan Sipirok - Tarutung, Desa Pardomuan Nainggolan, Kecamatan Pahar Jae, Kabupaten Tapanuli Utara. Ia mengalami luka pada bagian wajah dan meninggal dunia serta langsung dibawa ke RSUD Porsea," sambungnya.

Lokasi kejadian setelah tabrakan di Porsea pada Selasa (14/9/2021).
Lokasi kejadian setelah tabrakan di Porsea pada Selasa (14/9/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

"Yang satu lagi adalah Seles Veronika Nainggolan (26) seorang perempuan yang satu kampung dengan Tiorene Gultom. Ia mengalami luka pada wajah, tangan kanan patah dan meninggal dunia serta langsung dibawa ke RSUD Porsea," sambungnya.

Sementara yang mengalami luka berat ada sebanyak dua orang, yakni Tegas Nainggolan (60) dan Rumida Panjaitan (65).

Lalu, yang mengalami luka ringan adalah Raymond Nainggolan (22) dan Immanuel Daely (31).

Selanjutnya, Lamhot Gultom (53) sebagai pengemudi bus tidak mengalami luka.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait sopir truk tersebut," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved