Breaking News:

Khazanah Islam

HUKUM Mewarnai Rambut dalam Islam, Sahkah Sholat, Simak Bahan dan Warna yang Dibolehkan

Anda berencana mewarnai rambut dengan semir untuk tampil gaya atau sekadar untuk menutupi uban yang mulai

Ist
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam 

TRIBUN-MEDAN.com - Anda berencana mewarnai rambut dengan semir untuk tampil gaya atau sekadar untuk menutupi uban yang mulai bermunculan di mahkota kepala anda? Simak hukum mewarnai rambut dalam Islam.

Seperti diketahui, aktivitas mewarnai rambut atau menyemir rambut saat ini lazim dilakukan.

Tidak hanya oleh kalangan lanjut usia yang rambutnya sudah mulai memutih alias beruban, tapi juga orang muda yang masih memiliki rambut hitam.

Baca juga: Permak Wajah Ayu Ting Ting Dibongkar Dokter Kecantikan, Ayah Rozak dan Umi Kalsum Kena Sentil

Baca juga: DOA PENTING, Baca Sebelum Mengucapkan Salam dalam Sholat, Baca Saat Tahiyat Akhir

Hukum mewarnai rambut dalam ajaran Islam adalah diperbolehkan. Tapi ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, agar mewarnai rambut tidak malah menjadi haram atau dilarang.

Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut.

Tak semua bahan semir halal digunakan, di antaranya yang boleh untuk shalat adalah bahan semir dari inai.

Lantas, bagaimana shalat orang yang menyemir rambutnya?

Berikut uraian aturan mewarnai rambut kemudian melaksanakan shalat bagi umat muslim.

Saat ini mewarnai rambut menjadi gaya hidup yang trend di kalangan anak muda.

Pemakaian cat rambut kerap dijadikan sebagai penunjang penampilan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved