TRIBUNWIKI
Keteng Keteng, Alat Musik Tradisional Suku Karo, Terbuat dari Bambu
Untuk memainkan alat musik ini, dengan cara dipukul menggunakan alat khusus seperti stik drum yang terbuat dari potongan bambu ukurannya.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Budaya dan seni, tidak bisa dipisahkan lagi dari masyarakat Indonesia.
Terlebih, kesenian tradisional yang hingga saat ini masih terus diperkenalkan ke generasi penerus.
Salah satunya, ialah kesenian musik tradisional.
Sebagai salah satu daerah yang masih menjaga kelestarian budayanya, Kabupaten Karo juga dikenal memiliki banyak alat musik dengan berbagi jenis mulai dari bentuk hingga cara memainkannya.
Di antara beberapa alat musik itu, ada yang dikenal dengan nama keteng-keteng.
Baca juga: Mulai Hari ini Polda Sumut Gelar Operasi Patuh Toba 2021, Tilang Langkah Terakhir
Secara kasat mata, yang terlihat alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu dengan ukuran kurang lebih setengah meter.
Untuk memainkan alat musik ini, dengan cara dipukul menggunakan alat khusus seperti stik drum yang terbuat dari potongan bambu ukurannya jauh lebih kecil.
Yang harus dipukul pada saat memainkan alat musik ini, ialah di bagian senar yang juga terbuat dari bambu.
Dari bunyi yang dihasilkan pada saat memukul senar tersebut, terdengarlah alunan musik dengan nada teng teng, sehingga diperkirakan dari bunyi inilah yang menjadi cikal bakal nama alat musik tersebut.
Dalam proses pembuatan keteng-keteng, bambu dipilih dengan usia yang cukup tua.
Kemudaian, untuk membuat senar kulit bambu pada bagian tengah dikupas beberapa bagian dengan ukuran-ukuran kecil. Namun kupasan itu tidak sampai lepas, kedua ujung kupasan itu masih melekat.
Kemudian, pada bagian senar itu diganjal dengan menggunakan kayu atau bambu sehingga mengangkat senar. Umumnya ada tiga senar yang menonjol, dua di antaranya berdekatan dan satunya lagi terpisah.
Baca juga: OPERASI Patuh Toba 2021 Dimulai Hari Ini, Polda Sumut Sebut Tilang Jadi Langkah Terakhir
Sementara, fungsi dari ganjalan ini dapat digunakan sebagai alat untuk menyetem senar, semakin ketat senar maka semakin tinggi juga nada yang dihasilkan. Sedangkan untuk menghasilkan suara, pada bagian tengah bambu yang berada di bawah senar dilubangi.
Berdasarkan informasi yang didapat, keteng-keteng merupakan alat musik yang termasuk ke dalam ensambel “telu sedalanen”.
Secara harfiah berarti insturmen musik yang berasal dari tiga alat musik yang dimainkan secara bersama-sama.
Untuk dua alat musik lainnya, ialah kulcapi yang berbentuk seperti gitar untuk melodi, dan mangkok atau cawan yang berdampingan dengan keteng-keteng yang berfungsi untuk menghasilkan pola ritem.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anak-korban-bencana-erupsi-gunung-sinabung-yang-tergabung-ke-dalam-sanggar-seni.jpg)