Khazanah Islam
Doa Menahan Marah dan Emosi Tinggi Diajarkan Rasulullah, Beserta 4 Tahap Tata Cara Meredamnya
Ketika sedang marah maka tips menahan amarah yang sangat mujarab yaitu berdzikir membaca istighafr, takbir
TRIBUN-MEDAN.com - Dalam Islam sebisanya seseorang mampu menahan marah dan emosi.
Sebab marah merupakan akibat was-was dari setan dan jin.
Rasa amarah hanya akan menjerumuskan umat manusia kepada rasa penyesalan dan hal lebih buruk.
Luapan amarah juga tidak merubah sesuatu keadaan menjadi lebih baik.
Marah bisa dirasakan siapa saja dan merupakan reaksi normal seseorang terhadap suatu kejadian. Namun, sekuatnya harus bisa mengendalikan emosi ini.
Jika keadaan tidak terkendali dengan amarah, tentu bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Islam pun menganjurkan seseorang untuk selalu mengontrol diri dan mengendalikan rasa marah, termasuk di antaranya dengan berdoa.
Dikisahkan bahwa Rasulullah SAW menyadari bahayanya kondisi seseorang di bawah pengaruh kemarahan.
Karenanya, Rasulullah SAW mengajarkan bacaan doa dan tindakan-tindakan sebagai cara mengatasi amarah, yakni sebagai berikut.
Baca juga: Saat Hujan Deras Disertai Petir Menggelegar, Baca Doa Memohon Hujan Reda, Lengkap Doa Minta Hujan
Doa Menahan Amarah
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ
Latin: Allâhummaghfirlî dzanbî, wa adzhib ghaizha qalbî, wa ajirnî minas syaithâni.
Artinya, “Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan.”
Bacaan ta’awudz
Rasulullah memberi resep mengusir setan dan marah dengan membaca ta’awudz:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/muslimah-berdoa.jpg)