News Video

Lapas Tanjung Gusta Gelar Razia Usai Video Viral Tahanan Diduga Dianiaya dan Diperas

Razia ini dikatakannya bukan hanya pada kali ini saja. Tetapi pihaknya selalu melakukan razia secara rutin di lapas.

Lapas Tanjung Gusta Gelar Razia Usai Video Viral Tahanan Diduga Dianiaya dan Diperas

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sejumlah kamar warga binaan di lapas Tanjung Gusta Medan dirazia pada Senin (20/9/2021).

"Tadi kita melakukan razia di blok T-5. Tadi sudah berlangsung dan dilakukan penggeledahan," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas I Tanjung Gusta Medan, Erwedi Supriyatno.

Razia ini dikatakannya bukan hanya pada kali ini saja. Tetapi pihaknya selalu melakukan razia secara rutin di lapas.

"Apa lagi sejak adanya kejadian Lapas Tanggerang. Dirjenpas memerintahkan untuk melakukan penggeledahan," ujarnya

Di samping penggeledahan ini juga ada penertiban jaringan instalasi, utamanya instalasi listrik.

Selain itu juga penertiban kamar hunian yang berkemungkinan barang kali bisa disalah gunakan untuk menyimpan barang terlarang lainnya.

"Untuk hari ini tidak ada temuan yang cukup signifikan. Hanya kabel kecil saja," ungkapnya.

Dia mengatakan tidak ada menemukan barang terlarang pada razia ini. Hanya saja ada beberapa kabel kecil yang ditemukan dan sudah ditertibkan.

"Supaya tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan," sebutnya.

Ada pun dari video yang diterima Tribun Medan dalam proses penggeledahan petugas tampak membongkar sejumlah tempat tidur warga binaan.

Seluruh lemari yang berisi pakaian dan tempat tidur di kamar warga binaan diperiksa satu persatu.

Diketahui, lapas Tanjung Gusta Medan dihuni 3.200 lebih warga binaan dari kapasitas yang sebenarnya 1.500.

Lapas ini juga terdiri dari, 6 blok hunian terdapat 44 terpidana mati serta 166 terpidana seumur hidup.

Ironisnya jumlah over kapasitas 3.100 warga binaan hanya dijaga 24 sipir per hari atau 1 sipir dibanding 135 warga binaan.

Penggeledahan yang dilakukan oleh lapas ini pun berlangsung setelah adanya video viral warga binaan yang diduga dianiaya pada Jumat (17/9/2021).

"Setelah ada video itu, warga binaan dengan sipir komunikasinya tegap berlangsung baik," tutupnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved