Khazanah Islam
Nabi Muhammad Sebut Siapa Sejahat-jahatnya Pencuri, Kisah di Satu Masjid Bukan Soal Uang
Sahabat itu sholat lagi dan menghadap lagi, namun jawaban Rasulullah masih sama hingga terulang sampai
TRIBUN-MEDAN.com - Rukun sholat tidak boleh sembarang.
Nabi Muhammad mengatakan dalam hadist, sholat lah seperti dia sholat.
Sholat dimulai sejak niat, wudhu, dan menunaikan gerakan sholat.
Sholat yang salah bisa menyebabkan amal ibadah ini sia-sia, atau tidak ada pahalanya di mata Allah.
Baca juga: INILAH Bacaan Shalawat, Amalan Singkat Dipermudah Melunasi Utang, Pintu Rezeki Terbuka Lebar
Baca juga: Tidur Bernilai Ibadah, Inilah 5 Doa Yang Dibaca Rasulullah sebelum Tidur
Baca juga: Rahasia Surat Pendek Seribu Dinar Ternyata Doa Pembuka Rezeki, Mudah Dihafal dan Diamalkan
Apa penyebab sholat jadi sia-sia dan tidak diterima oleh Allah?
Sholat dianggap tidak sah ternyata karena hal sepele yang tidak dilakukan, yaitu tumaninah.
Bahkan, dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW mengibaratkan mereka yang kehilangan tumaninah, adalah para pencuri shalat.
''Sejahat-jahat pencuri adalah orang yang mencuri dari shalatnya. Para sahabat nabi bertanya, 'Wahai Rasulullah, bagaimana dia mencuri dari shalatnya?' Beliau menjawab, Ia tidak menyempurnakan ruku dan sujudnya.'' (HR Ahmad).
Berikut penjelasan Syekh Ali Jaber rahimahullah.
Jadi, sebelum terlambat dan ajal belum datang, maka perbaikilah ibadah terutama sholat.
Baca juga: Gadis Cantik Sabrina Jualan Cendol Tuai Pujian, Viral dan Kini Jualan Ibunya Ramai Dikunjungi
Baca juga: Terkuak Kehidupan Mantan Pacar Ahmad Dhani saat Muda, Sosok Finalis Puteri Indonesia
Baca juga: Potret Gadis 20 Tahun Pedangdut Pendatang Baru, Dijuluki Ratu Ambyar Indonesia
Karena ada banyak orang yang mengerjakan sholat tapi sia-sia belaka, bahkan tidak diterima oleh Allah Subhanahuwata'ala.
Menurut Syekh Ali Jaber, mengerjakan sholat dan mendirikan sholat itu tidak sama.
Dahulu, ada sahabat yang sholat di masjid. Selesai sholat, ia pergi untuk menemui Rasulullah dan ingin bersalaman.
Rasulullah tidak menjawab dan memerintahkan sahabat tersebut untuk sholat karena Rasulullah mengatakan sahabat tersebut belum sholat.
Sahabat itu sholat lagi dan menghadap lagi, namun jawaban Rasulullah masih sama hingga terulang sampai tiga kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nabi-muhammad-blue.jpg)