Breaking News:

Bursa Efek Indonesia Berikan Potongan 80% Pasar Modal Untuk UMKM, Simak Penjelasannya

Bursa Efek Indonesia memberikan dikson bagi pelaku UMKM dalam rangka meningkatkan perekonomian di masa pandemi

TRIBUN MEDAN/HO
MESKI di tengah pandemi, aktivitas Go Public tahun ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan yang terbanyak jika dibandingkan dengan bursa saham di kawasan ASEAN. Hingga 24 November 2020, terdapat sebanyak 46 perusahaan baru yang Go Public. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan kebijakan Layanan Data BEI untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Layanan Data BEI ini merupakan layanan data pasar modal untuk sumber informasi, dan referensi, serta bisa menjadi sarana untuk memberikan kemudahan dalam perumusan keputusan bisnis, trading, analisis pasar, dan kegiatan usaha perusahaan rintisan atau start-up serta UMKM.

Disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution, salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19 yaitu UMKM terus menunjukan pertumbuhannya di tengah masyarakat.

Baca juga: Bobby Nasution Ajak BNI Kembangkan UMKM Medan

Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk dukungan kepada UMKM serta upaya memperluas akses dan penyebaran informasi pasar modal kepada seluruh masyarakat.

Maka BEI memberikan skema khusus biaya lisensi data BEI untuk beberapa produk data yang bisa diakses oleh UMKM, yaitu berupa potongan biaya atau discount sebesar 80 persen untuk perusahaan mikro, 60 persen untuk perusahaan kecil, dan 20 persen untuk perusahaan menengah.

"Selain itu BEI juga memahami, pertumbuhan UMKM di Indonesia yang tergolong tinggi sehingga merupakan suatu kesempatan bagi BEI untuk bersinergi dengan menghadirkan kebijakan baru,"

"Hal itu guna memberikan akses lebih luas dan terjangkau, selain itu juga membantu pemerintah dalam membina UMKM mengembangkan bisnisnya," tuturnya, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: GoAds Tingkatkan Pendapatan Mitra UMKM Kuliner

Dari skema khusus tersebut terdapat enam produk yang bisa diakses yaitu, IDX Equity Real Time Summary, IDX Equity Real Time Indices, IDX-i Equity Real Time Summary, IDX-i Equity Real Time Indices, IDX Equity EOD Professional dan IDX Equity EOD Indices.

Produk tersebut dibedakan berdasarkan konten data yang didistribusikan, sifat data dan juga jenis koneksi yang digunakan.

Adanya permintaan produk Layanan Data BEI dari UMKM, serta adaptasi dari keberagaman yang terjadi pada produk serta layanan BEI adalah tujuan lain dari diluncurkannya kebijakan ini.

Kepala Unit Penjualan dan Pemasaran Data BEI Lulu Meutia juga menambahkan mengenai informasi Layanan Data BEI khususnya terkait kebijakan baru bagi UMKM.

BEI akan terus melakukan pemantauan sekaligus meninjau proses penerapan kebijakan ini selama kurun waktu satu tahun, dan juga menganalisa dampak serta manfaat yang diperoleh UMKM.(cr9/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved