Kebakaran Pabrik Kursi
Cerita Karyawan Pabrik Rotan saat Kebakaran, Teriakan Minta Tolong Sempat Dikira Ada Maling
Sejumlah pekerja pabrik kursi rotan mengira ada maling ketika mendengar teriakan minta tolong
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Kebakaran pabrik kursi rotan di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang, membuat panik seluruh pekerja pabrik.
Rahmawati (20), satu diantara pekerja pabrik menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya bersama enam orang lainnya sedang tertidur pulas.
"Lagi tidur pulas, rupanya adik banguni, kirain maling, jadi ditutup lagi pintunya mau dikunci, rupanya liat keluar sudah api semua," kata Rahmawati kepada Tribun-medan.com, Minggu (26/9/2021).
Baca juga: Petugas Semprotkan 200 Ton Air Padamkan Kebakaran Pabrik Rotan, Albon Sidauruk: Petugas Kesulitan!
Ia mengungkapkan, saat mengetahui bahwa api telah menjalar, seketika semua penghuni pabrik panik dan berlari untuk menyelamatkan diri.
"Sudah sempat jatuh juga api. Teriak-teriak minta tolong, paniklah. Larilah, lari ke belakang sana ke ladang. Heboh minta-minta tolong," sebutnya.
Lebih lanjut, Rahmawati menyebutkan ada delapan orang karyawan yang tinggal di pabrik. Beruntung saat kejadian, dua diantaranya masih terbangun.
"Delapan orang yang tinggal disini. Di sini semua waktu kebakaran, kondisi lagi tidur, dua orang lagi, lagi main game di luar. Merekalah yang tahu, teriak-teriak kebakaran-kebakaran gitu," pungkasnya.
Baca juga: KONDISI TERKINI Pabrik Rotan di Medan yang Terbakar Selama 8 Jam
Amatan Tribun-medan.com, di lokasi kejadian masih tampak asap bekas kebakaran.
Beberapa orang karyawan dan petugas kebakaran masih berupaya memadamkan sisa api dibalik timbunan rotan.
Dilokasi juga tampak garis polisi dipasang tepat didepan pintu masuk ke dalam pabrik.
Sebelumnya, Pabrik rotan yang berada di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang, Simpang Selayang hangus terbakar pada Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
Baca juga: Pabrik Kursi Rotan yang Terbakar Kini Jadi Tontonan Warga
Selain menghanguskan pabrik, dua rumah yang berada di area pabrik juga turut hangus terbakar.
Sementara rumah lainnya hanya mengalami hangus pada bagian tembok yang berbatasan.
Kepala UPT Wilayah I Inti Kota Dinas Pemadam Kebakaran dan Pencegahan Kota Medan, Surya Efendi Nasution mengatakan, dua rumah tersebut merupakan tempat tinggal bagi karyawan pabrik.
Ia mengatakan saat kejadian penghuni berhasil menyelamatkan diri.
"Yang terbakar pabrik sama dua rumah yang ditinggali karyawan. Cuma mereka sudah menyelamatkan diri," kata Kepala KUPT 1 Pemadam Kebakaran, Surya Efendi Nasution, Minggu (26/9/2021) dini hari.(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pekerja-pabrik-kursi-rotan-saat-mencari-barang-yang-tersisia.jpg)