Breaking News:

Akhirnya, Kota Siantar Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Seluruh SD dan SMP di Siantar harus memperhatikan jumlah kapasitas 50 persen peserta didik. 

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIJA
Penampakan PTM Terbatas di SD Muhammadiyah I Pematangsiantar, Senin (27/9/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Kota Pematangsiantar telah memulai program Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, Senin (27/9/2021) hari ini.

Program ini akan dilaksanakan serentak dengan tetap memperhatikan keramaian sekolah dalam kawasan.

Baca juga: Resep dan Cara Mudah Memasak Babi Panggang, Makanan Non Halal Khas Batak

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Disdak) Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Lusamti Simamora mengatakan, PTM Terbatas sudah diberi izin untuk dilaksanakan.

Seluruh SD dan SMP di Siantar harus memperhatikan jumlah kapasitas 50 persen peserta didik. 

"Namun belum semua sekolah. Tergantung kepadatan sekolah," jelasnya saat dihubungi dari WhatsApp.

Pelaksanaan PTM Terbatas ini telah lama digadang-gadang, persisnya sejak PPKM di Siantar turun level dari IV ke III pada 6 September 2021 lalu.

Kemudian pelaksanaan simulasi yang dilaksanakan 3 hari cukup memuaskan. 

Lusamti mengatakan, salah satu contoh sekolah yang berada di lokasi padat aktivitas masyarakat, adalah di Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat. Protokol kesehatan akan diperketat di kawasan sekolah tersebut.

Sementara kawasan sekolah yang tidak terlalu padat atau tidak beresiko menimbulkan keramaian seperti SMP Negeri 11 Kota Pematangsiantar. 

Baca juga: Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Digital di Sumut, Hingga Kuartal 3 Tumbuh 48 Persen

"Yang buka PTM di Jalan Kartini ada SMP 4 dan SMP Kartini Handayani. Sedangkan Kartika dan Taman Siswa minggu depan. Demikian Sultan Agung, karena di sana ada SD dan SMP. Pertama SD dulu, minggu depannya SMP. Jadi dilaksanakan secara bergantian," ujarnya.

"Kalau kita paksakan buka seluruhnya secara bersamaan, kita khawatir juga akan muncul kerumunan dan menimbulkan sebaran Covid-19," ucapnya.

Lusamti menyampaikan dasar pelaksanaan PTM Terbatas ini merupakan bagian dari Instruksi Wali Kota Pematangsiantar Nomor 7 Tahun 2021. Tertib pelaksanaan PTM Terbatas pun sudah dituliskan.

(alj/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved