Breaking News:

TRIBUNWIKI

SOSOK Sian Yet, Trainer Bisnis yang Tanamkan Sikap Optimis dan Pantang Menyerah

Sian tetap produktif bekerja untuk memberikan konsultasi bisnis di beberapa perusahaan di beberapa kota.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Sian Yet 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Optimisme Sian Yet untuk dapat memperbaiki kualitas hidup kini mulai menampakkan hasil.

Sian Yet kini berhasil merintis jalan kesuksesan dirinya sebagai konsultan, Coach dan trainer dalam bisnis, marketing dan manajemen yang kini menjadi direktur di Trend Development Center.

Walaupun semasa pandemi saat ini, Sian tetap produktif bekerja untuk memberikan konsultasi bisnis di beberapa perusahaan di beberapa kota.

Baca juga: Edy Rahmayadi Minta Pemain PSMS Medan Sudah Baca Kekuatan Lawan Babak 8 Besar

"Saya kan di konsultan coach (pelatih) dan trainer untuk bisnis marketing dan management. Selama pandemi ini biasanya online, nah tapi karena sudah PPKM sudah turun level, ini lebih baik ya karena sudah lebih baik tapi pastinya harus bisa menjaga jarak," ungkap Sian, Sabtu (1/10/2021).

Diceritakan Sian Yet, ia mulai terjun dalam bidang bisnis sejak tahun 2008 lalu. Kini, keahlian Sian Yet banyak diminta oleh  perusahaan di beberapa provinsi untuk dapat membantu pengelolaan perusahaan.

"Pada tahun 2008 saya mulai menjadi seorang trainer, coach dan konsultan untuk marketing tapi seiring berkembangnya waktu saat ini saya bukan hanya fokus di marketing tapi juga fokus di bisnis dan management," ujarnya.

Bagi Sian Yet, hal yang terpenting saat meng-coaching perusahaan, ia bukan langsung mendoktrin suatu perusahaan tersebut namun membenarkan mindset suatu perusahaan.

Ia juga membeberkan beberapa masalah perusahaan yang datang kepadanya ingin mendapat pelatihan mengenai cara mengatur keuangan perusahaan.

"Ada beberapa perusahan yang keuangannya belum rapi. Saya harus saran mereka rapikan itu dulu. Pembukuan dan pajak belum beres itu segera dibenahi, itu adalah standarisasi agar kita bisa maju.

Kemudian perusahaan harus pinta menghitung budget, karena banyak perusahaan maunya ini tapi resourcenya terbatas secara finansial.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved