Breaking News:

News Video

Dirut PUD Pasar Temukan Lapak Liar di Areal Pasar Kemiri, 500 Lapak Pedagang Dikelola Oknum Tertentu

Jajaran Direksi PUD Pasar menemukan adanya lapak yang tidak resmi di areal Pasar Kemiri, Kecamatan Medan Kota.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Jajaran Direksi PUD Pasar menemukan adanya lapak yang tidak resmi di areal Pasar Kemiri, Kecamatan Medan Kota.

Lapak liar tersebut ditemukan saat Direksi melakukan inspeksi mendadak ke pasar tersebut pada Senin (4/10/2021).

Direktur Utama PUD Pasar, Suwarno mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kurang lebih terdapat 500-an pedagang di sekitaran Jalan Kemiri yang dikelola oleh oknum tertentu.

"Setelah dicek di lapangan serta menerima laporan ini sangat kita sayangkan sekali. Terdapat kurang lebih 500 lapak jualan ini jelas memiliki potensi yang besar bagi PUD Pasar," ujarnya, Senin (4/10/2021).

Suwarno mengaku sangat menyayangkan adanya lapak liar tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Wali Kota Medan untuk penindakan lapak liar di Pasar Kemiri.

"Kita sangat menyayangkan hal ini, padahal bila lapak tersebut dikelola akan menambah pendapatan PUD Pasar dan PAD Kota Medan," ungkapnya.

Suwarno menuturkan, selama ini restribusi lapak liar tersebut tidak masuk ke PUD Pasar, sementara retribusi sampah tetap ditanggung oleh PUD Pasar.

"Jasa pengangkutan sampah mereka jadi tanggungan PUD Pasar. Jadi PUD Pasar tidak mendapat apa-apa. Nanti kami akan meminta arahan mengenai ini kepada Pak Wali," jelas Suwarno.

Ia juga mengaku menemukan adanya bangunan permanen yang berdiri di tempat pembuangan sampah dan sarana fasilitas Kantor Pasar Kemiri yang kurang terawat.

Saat peninjauan, Suwarno mendapati kebersihan di areal pasar kurang terjaga. Ini terlihat dari lantai yang becek, drainas yang tumpat dan langit-langit gedung yang kotor.

Suwarno meminta Kepala Pasar Kemiri Aswaty br Sihombing untuk membenahi hal tersebut. Sebab pasar yang asri dan nyaman, akan berdampak pula bagi PUD Pasar Medan. Hal-hal kecil seperti itu, katanya, jangan sampai terlewat.

"Kebersihan harus dijaga. Masak kita biarkan rumah kita kotor. Kalau kotor nanti kan tidak ada yang datang, kalau sudah tak ada yang datang akan berimbas pula dengan pendapatan. Jadi marilah kita berkolaborasi untuk membenahi pasar di sini," ujar Suwarno.

Ia mengatakan nantinya bangunan tersebut dan juga lapak jualan yang tidak resmi akan diambil alih oleh PUD Pasar Kota Medan.

"Kami juga menekankan agar pegawai PUD Pasar Kemiri dapat meningkatkan displin kerja dan lebih peduli kepada kebersihan pasar," katanya.

Kepala Pasar Kemiri, Aswaty Br Sihombing membenarkan, untuk lapak jualan yang berada di pintu utama memasuki Pasar Kemiri tidak ditangani oleh PUD Pasar.

"Untuk luar area Pasar Kemiri tersebut bukan bagian dari PUD Pasar. Tapi ditangani oleh oknum tertentu kita tidak ada lakukan kutipan apa pun," katanya.

Namun, ia membenarkan iuran sampah justru menjadi tanggung jawab pihak PUD Pasar.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved