Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Sejarah Kelas 10 : Ciri-ciri Zaman Mesozoikum

Materi belajar sejarah kelas X tentang ciri-ciri zaman mesozoikum yang dapat dijadikan referensi bagi pelajar yang kini sedang belajar daring.

Tayang:
Tribun Medan / Ayu Prasandi
Materi Belajar Sejarah Kelas 10 : Ciri-ciri Zaman Mesozoikum 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar sejarah kelas 10 SMA tentang ciri-ciri zaman mesozoikum yang dapat dijadikan referensi bagi pelajar yang kini sedang belajar daring.

Sebelum sampai pada zaman yang modern ini, bumi sudah melewati banyak sekali perubahan.

Ada banyak macam zaman yang telah dilalui, salah satunya adalah zaman Mesozoikum.

Kira-kira apa saja ya ciri-ciri zaman Mesozoikum ini? Yuk mari kita cari tahu melalui berbagai informasi yang ada di bawah ini. Dibaca hingga akhir ya agar pengetahuan yang kamu dapat akan sempurna.

Sejarah dan Ciri-ciri Zaman Mesozoikum

Mesozoikum dimulai setelah kepunahan Permian berakhir.

Kepunahan massal pada akhir Periode Permian telah menghilangkan sebagian besar spesies kehidupan yang ada sepanjang Era Paleozoikum.

Mesozoikum ini juga biasa disebut sebagai Zaman Dinosaurus karena zaman ini didominasi oleh dinosaurus dan reptil.

Menjelang akhir Era Paleozoikum, daratan yang akan menjadi Eropa dan Asia menghantam Amerika Utara.

Pada saat Era Mesozoikum, Pangea yang merupakan benua super terbentuk.

Bentuknya seperti huruf “C” dan berisi sebagian besar daratan bumi.

Dinosaurus plesiosaurus adalah jenis reptil laut berleher panjang dari ordo plesiosauria yang hidup di air
Dinosaurus plesiosaurus adalah jenis reptil laut berleher panjang dari ordo plesiosauria yang hidup di air (CTV NEWS Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Temuan Fosil Dinosaurus Plesiosaurus di Kanada yang Diperkirakan Berumur 80 Juta Tahun Lalu, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/08/31/temuan-fosil-dinosaurus-plesiosaurus-d)

Massa daratan yang besar melindungi Samudra Tethys yang terletak di garis lintang tropis. Pangea dan Tethys dikelilingi oleh Samudra Panthalassic.

Beberapa ciri yang bisa menggambarkan era ini adalah sebagai berikut.

1. Iklim Selama Era Mesozoikum

Suhu, baik di darat maupun di laut, jauh lebih tinggi daripada selama Paleozoikum, dan iklimnya lebih tropis. Meskipun demikian, laut lebih rendah.

Akibatnya ada berbagai jenis daratan yang harus dihadapi kehidupan. Secara keseluruhan, Era Mesozoikum lebih kering daripada di Era Paleozoikum.

Terdapat lebih banyak gurun dan lebih sedikit tanah rawa. Dalam tiga periode Era Mesozoikum (Trias, Jurassic dan Cretaceous) ada waktu dimana suhu akan sangat berbeda dan variasi musiman yang banyak.

2. Pulih Dari Kepunahan Permian

Sebagian besar periode pertama dan kedua dari periode Mesozoikum, Trias dan Jurassic, digunakan berbagai macam spesies untuk pulih dan mencapai keseimbangan.

Spesies tanaman bertahan agak lebih baik daripada hewan selama kepunahan Permian, jenis tanaman baru berkembang dan beradaptasi untuk bertahan dalam kondisi yang berubah.

Kondisi kering yang lebih hangat membutuhkan metode reproduksi baru pada tanaman.

Tumbuhan paku dan gymnospermae mulai berkembang. Metode reproduksi mereka memungkinkan perlindungan yang baik dari spora atau biji yang harus melewati periode kekeringan sebelum tumbuh menjadi tanaman bayi.

Untuk kehidupan laut, karang, moluska, dan ikan mendominasi kehidupan di lautan. Beberapa Reptil turun ke air untuk menjadi pemburu.

Di antaranya adalah mosasaurus dan plesiosaurus. Reptil laut ini naik ke puncak rantai makanan.

Ilustrasi Kongonaphon kely, dinosaurus terkecil.
Ilustrasi Kongonaphon kely, dinosaurus terkecil. (SCIENCE ALERT/Alex Boersma)

3. Bangkitnya Reptil dan Dinosaurus

Hewan darat yang dominan pada akhir Zaman Permian adalah Synapsids. Kelompok hewan ini dicirikan dengan memiliki lubang tunggal di setiap sisi tengkorak di belakang mata.

Mereka kadang-kadang disebut mamalia seperti reptil. Kelompok ini hampir punah pada akhir Periode Permian.

Hewan-hewan yang berkembang di Mesozoikum membutuhkan bentuk tubuh baru untuk bertahan hidup dari suhu dan kelembaban yang ekstrem.

Amfibi mengembangkan mekanisme pernapasan yang memungkinkan mereka untuk hidup di dalam atau di luar air untuk waktu yang lama.

Namun reptillah yang lebih beradaptasi dengan kondisi yang kering dan lebih hangat ini. Mereka mengembangkan kulit tebal dan kasar di tubuh dan telur mereka sendiri.

Reptil berkembang pesat, mendominasi dalam ukuran dan jumlah.

Mereka dikenal sebagai diapsid. Diapsid ditandai dengan memiliki dua bukaan di setiap sisi tengkorak di belakang mata.

Dinosaurus berevolusi dari reptil ini. Selama Periode Jurassic dan Cretaceous, dinosaurus menguasai bumi. Baik tumbuhan dan hewan mencapai proporsi raksasa selama Mesozoikum.

Selama 180 juta tahun, reptil hidup di darat, di laut, dan di udara. Mamalia kecil, yang tidak terlalu banyak juga hidup di era ini.

Untuk materi belajar lainnya silahkan klik di sini

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved