Breaking News:

Liputan Khusus

Perjudian Hanya 200 Meter dari Polres Samosir, Anggota Dewan Minta Penegak Hukum Bertindak

Lapak perjudian hanya sekitar 200 meter dari Polres Samosir. Namun tidak ada penindakan, dan anggota dewan mendesak agar lapak tersebut digerebek

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN)
Transaksi judi togel di satu warung yang ada di Kabupaten Samosir.(TRIBUN MEDAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,PANGURURAN - Perjudian dan prostitusi di Kabupaten Samosir makin mengganas.

Bahkan, lapak judi hanya sekitar 200 meter dari Polres Samosir.

Menyikapi maraknya perjudian di Kabupaten Samosir, tiga anggota DPRD Samosir mendesak aparat penegak hukum serius memberantasnya.

Ketiga legilstator tersebut adalah Rismawati Simarmata, Saut Martua Tamba, dan Rani Magdalena Sitinjak.

"Saya sangat mendukung pihak kepolisian untuk menindak pelaku judi dalam rangka  penertiban,"ujar Saut, Senin (4/10). Menurutnya, jika penegak hukum atau kepolisian membiarkan judi dan prostitusi yang meresahkan masyarakat sama saja dengan melegalisasi penyakit masyarakat.

Kepada masyarakat, Saut mengimbau agar lebih dapat mengendalikan diri, menjauhi kegiatan tersebut dan aktif melaporkan apabila ditemukan adanya kegiatan-kegiatan judi dan prostitusi.

"Kalau masyarakat menemukan kegiatan-kegiatan judi dan prostitusi harus aktif melaporkan,” kata legislator Dapil asal Kecamatan Harian tersebut.

Hal serupa disampaikanlegislator asal Dapil Onan Runggu, Rani.

Ia berharap penegak hukum dalam hal ini jajaran Polres Samosir benar-benar serius membasmi judi, prostitusi dan narkoba di Pulau Samosir.

"Saya sangat berharap aparat penegak hukum melaksanakan tugas secara benar dan ungguh-sungguh. Supaya negeri kita ini benar-benar bersih tanpa judi, prostitusi, dan narkoba. Judi, prostitusi dan narkoba harus ditolak," kata Rani.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved