Liputan Khusus

Perjudian Hanya 200 Meter dari Polres Samosir, Anggota Dewan Minta Penegak Hukum Bertindak

Lapak perjudian hanya sekitar 200 meter dari Polres Samosir. Namun tidak ada penindakan, dan anggota dewan mendesak agar lapak tersebut digerebek

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN)
Transaksi judi togel di satu warung yang ada di Kabupaten Samosir.(TRIBUN MEDAN) 

Terutama penegak hukum dalam hal ini kepolisian yang diharapkan masyarakat dapat serius bekerja menghilangkan judi dan prostitusi di Samosir.

"Tapi, kalau seandainya penegak hukum itu bergerak, tentunya masyarakatlah baik tokoh adat, maupun tokoh agama akan merapatkan barisan bahu-membahu dan saling merangkul agar judi togel atau judi dalam bentuk apapun, dan prostitusi bersih dari Kabupaten Samosir," kata Erwansyah.

Terhadap praktik prostitusi, Erwansyah berpandangan apabila kesadaran tidak segera terbangun, maka penyakit seperti HIV-AIDS suatu saat akan menjadi bom waktu di Samosir.

Erwansyah menganjurkan, sebelum keadaan semakin parah tentu harus dicegah sedini mungkin.

Terkait maraknya judi di Samosir seperti bentuk judi togel dan KIM, Erwansyah menduga, itu terjadi kemungkinan karena pembiaran oleh penegak hukum dalam hal ini kepolisian.

Adanya praktik jual beli togel yang hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari Kantor Polres Samosir seperti penelusuran Tribun Medan, Erwansyah merasa ada kejanggalan.

"Terlebih praktik judi, bila masyarakatnya saja tahu di mana lokasinya, masak penegak hukum tidak tahu. Apalagi disebut-sebut lokasinya tak jauh dari Polres Samosir. Polisi tidak tahu, itu mustahil," kata Erwansyah.(tim)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved