Cerita Seleb

SOSOK Pendakwah Harun Yahya, Punya 1.000 Pacar, Pemimpin Geng Kriminal, Divonis 1.075 Tahun Penjara

Beginilah kabar Harun Yahya, sosok pendakwah yang sering dikelilingi wanita cantik, nasibnya ini tragis. 

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
YOUTUBE Ishrat Hussain Mohammad
Harun Yahya bersama sejumlah wanita Kitten. 

Saat rumah Adnan Oktar digeledah polisi, mereka menemukan 69.000 pil kontrasepsi.

Oktar mengeklaim pil itu dikonsumsi untuk mengobati penyakit kulit dan gangguan menstruasi.

Selain itu, Harun Yahya juga dinyatakan bersalah karena membantu Fethullah Gulen, Pendakwah Muslim yang berbasis di Amerika Serikat, dan dituduh mendalangi upaya kudeta pada 2016 yang berujung gagal.

Pengadilan juga menghukum dua eksekutif lain di organisasi Oktar, yaitu Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun.

Sekitar 236 tersangka telah diadili dalam kasus ini, 78 di antaranya ditahan.

Meski begitu Oktar membantah berkaitan dengan Gulen.

Sebagian besar tersangka juga tetap mengaku tidak bersalah sejak sidang pertama pada September 2019.

Kemudian saluran televisi A9 online miliknya yang mulai mengudara pada 2011, menarik kecaman dari para pemimpin agama di Turki.

Saluran TV tersebut, yang sering didenda oleh pengawas media Turki RTUK, disita oleh negara dan ditutup setelah ditindak keras polisi.

Oktar dengan sejumlah perempuan yang menjadi pengikutnya.
Oktar dengan sejumlah perempuan yang menjadi pengikutnya. (A9 TV/FACEBOOK)

Penipuan

Meski terkenal sebagai cendekiawan Muslim yang menyangkal teori evolusi Darwin, Adnan Oktar ternyata tidak memiliki latar belakang agama yang mumpuni, karena terlahir di lingkungan keluarga sekuler.

Klaim itu dikemukakan Bernando J Sujibto, dalam resensi buku Harun Yahya Undercover.

Selain itu, dia juga bukan seorang pakar di bidang Sains.

Dikutip dari nu.or.id, keilmuan yang dia miliki hanya sebatas jurusan Desain Interior ketika duduk di bangku kuliah di Universitas Mimar Sinan, lalu pindah ke jurusan Filsafat dan Sejarah Universitas Istanbul.

Kedua pendidikannya di perguruan tinggi itu bahkan tidak tuntas.

Tak seperti di Indonesia, di negara asalnya, Turki, Oktar dikenal sebagai sosok kontroversial yang hidup dalam kemewahan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved