Breaking News:

Pemerintah Cabut Izin Institut Teknologi Medan, Mahasiswa Akan Dipindah ke Kampus Lain

Kementerian Pendidikan mencabut izin Perguruan Tinggi Swasta Yayasan Dwiwarna, kampus Institut Teknologi Medan (ITM).

Penulis: Alfiansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Gedung Kampus Institut Teknologi Medan di Jalan Gedung Arca nomor 52, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kementerian Pendidikan mencabut izin kampus Institut Teknologi Medan (ITM) yang dikelola Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna.

Surat keputusan itu dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Republik Indonesia Nomor 438/E/O/2021.

Keputusan itu diambil, karena konflik dualisme di tubuh yayasan tidak kunjung usai.

Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Prof Dr Ibnu Hajar mengatakan, per tanggal 4 Oktober 2021, izin kampus ITM resmi dicabut.

"Itu jelas memang sudah. Ditutup dan dicabut. Pencabutan izin perguran tinggi dan program studinya, seluruh sepuluh program studinya kami cabut, mulai 4 Oktober," kata Ibnu, Rabu (6/10/2021).

Ia mengatakan, sejak dikeluarnya surat keputusan itu, maka tidak ada lagi aktivitas pendidikan di ITM.

"Tidak boleh ada aktivitas kampus lagi. Kalau dilaksanakan, menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Bila merugikan orang lain, maka orang yang dirugikan boleh menuntut," sebutnya.

Ibnu menjelaskan, untuk para mahasiswa yang terdaftar di kampus ITM, pihaknya akan memfasilitasi untuk kepindahan ke kampus lain.

"Akan kami pindahkan. Itu sebenarnya tanggungjawab yayasan, tapi akan kami fasilitasi," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bagi mahasiswa yang telah melaksanakan sidang akhir, pihaknya juga akan membantu proses mendapatkan ijazah.

"Untuk urusan yang sudah tamat, kami ambil posisi untuk memfasilitasi itu. Jadi kita lakukan dengan mekanisme kita," tuturnya.

Setelah keluarnya Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan tersebut, maka pencabutan izin perguruan tinggi swasta itu bersifat permanen.

Menurutnya, jika Yayasan Dwiwarna ingin membuka kampus ITM kembali, maka harus melewati beberapa prosedur.

"Mekanismenya ikut pembukaan baru karena ini sudah objek sengketa tata usaha negara. Hanya dengan melalui mekanisme pengadilan tata usaha negara baru bisa dibuka kembali," pungkasnya. (cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved