News Video
Sultan Djorghi Resmi Jadi Kader Golkar Sumut, Musa Rajekshah Menyerahkan KTA
Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau Ijeck menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada artis Sultan Djorghi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau Ijeck menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada artis Sultan Djorghi pada Jumat (8/10/2021).
Penyerahan KTA tersebut dilakukan di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan Sudirman Medan.
Ijeck menyatakan, dengan penyerahan KTA tersebut maka Sultan Djorghi kini resmi menjadi kader Partai Golkar. Berawal dari hubungan pertemanan antara Sultan dan Ijeck, maka kini suami dari Annisa Trihapsari itu pun akhirnya memilih berpindah partai.
"Jadi gini Sultan kan berdomisili di Jakarta. Kenapa jadi kader Golkar? pertama, karena secara pribadi kedekatan Sultan dengan saya. Kedua, saya meminta Sultan untuk bersama-sama membesarkan Partai Golkar, khususnya di Provinsi Sumut," kata Ijeck, Jumat.
"Walau Sultan domisilinya di Jakarta. Karena hubungan kedekatan itu, dia sering ke Medan. Karena sering ke Medan, jadi apa salahnya menjadi anggota Golkar. Paling nggak acara acara Golkar, saya nggak perlu bayar artis lagi," ujar Ijeck berkelakar.
Apalagi, Partai Golkar Sumut memiliki kerja besar, yakni merekrut dua juta kader. Harapannya, setelah Sultan Djorghi muncul generasi milenial lainnya yang ingin berpolitik dengan turut bergabung dengan Partai Golkar Sumut.
Ijeck mengakui, untuk mewujudkan program 2 juta kader, bukan merupakan pekerjaan mudah. Dibutuhkan berbagai kerja keras, sehingga berbagai elemen masyarakat akhirnya memilih bergabung dengan Partai Golkar.
"Apalagi kita punya target 2 juta kader. Pastinya untuk 2 juta kader itu tidak bisa kerja yang biasa-biasa saja. Musti punya pola kerja yang memang terarah dan terukur demi mencapai 2 juta kader. Bukan berarti memaksakan orang yang punya kedekatan dengan saya harus menjadi kader Golkar, tidak juga," jelasnya.
"Tapi memang Sultan juga pernah menjadi kader partai lain. Dan juga dengan persetujuan dengan partai yang pernah diikuti Sultan sebelumnya, untuk bisa membantu saya di DPD Golkar Sumut," ungkap Ijeck.
Menurut Ijeck, saat ini Sultan masih sebatas sebagai kader Golkar, belum masuk ke dalam struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Sumut.
"Belum. Karena kepengurusan juga dalam revitalisasi yang saya inginkan tidak sekadar nama saja. Tapi bisa aktif. Jadi Sultan nanti kita lihat. Apakah porsi yang mana sesuai bidangnya, sesuai kemampuan Sultan bisa juga. Tapi belum kita tentunkan saat ini,"
Sementara itu, Sultan Djorghi mengaku bersyukur mendapat kepercayaan dari Ketua DPD Partai Golkar Sumut untuk bergabung menjadi kader.
Ia berharap bergabungnya menjadi Partai Golkar bisa memberikan kontribusi bagi pembangan Sumut.
"Yang pasti, alhamdulillah. Terima kasih banyak dipercayakan oleh Ketua Golkar Sumut untuk menjadi kader Golkar. Yang pastinya adalah ingin membangun Sumut menjadi lebih baik," ucap Sultan.
(ind/tribun-medan.com)