Banyak Negara Termasuk Indonesia Sudah Mulai Bebas dari Covid-19, Tapi Negara Ini Masih Terseok-seok

Meskipun kasus Covid-19 di beberapa negara sudah hampir membaik, ternyata masih ada sebuh negara yang masih berkutat dengan Covid-19.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Alvi
Seorang wanita menerima suntikan vaksinasi Covid-19 dari petugas kesehatan pada, Sabtu (9/10/2021).TRIBUN MEDAN/Alvi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Beberapa negara sudah mulai bangkit pasca gelombang kedua Covid-19 varian delta.

Termasuk Indonesia sudah berangsur membaik.

Beberapa wilayah sudah mulai dibuka kembali dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Meskipun kasus Covid-19 di beberapa negara sudah hampir membaik, ternyata masih ada sebuh negara yang masih berkutat dengan Covid-19, bahkan kondisinya masih memprihatinkan.

Negara tersebut adalah Brasil.

Workers wearing protective suits walk past the graves of COVID-19 victims at the Nossa Senhora Aparecida cemetery, in Manaus, Brazil, on 25 February 2021.

Kondisi Brazil di tengah pandemi covid-19 (getty images via bbc)

Para ahli memprediksi akan mengalami risiko wabah kedua.

Tetapi Brasil memaksa untuk membuka kembali negaranya.

Bar di kota terbesar Brasil, Sao Paulo, dipadati orang pada malam tanggal 8 Oktober 2021.

Di ibu kota, Brasilia, para pemimpin Brasil telah menangguhkan pertemuan online melalui aplikasi Zoom.

Pantai-pantai di Rio de Janeiro dipadati orang-orang dan seruan untuk menjaga jarak sosial tampaknya hanya tinggal kenangan.

Sebelumnya, Brasil adalah salah satu negara yang telah kembali ke kehidupan normal.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro menentang blokade dan mendorong warga Brasil untuk kembali ke kehidupan normal untuk memulihkan ekonomi.

Tetapi sejak 8 Oktober 2021 kemarin, Brasil mencatat tonggak sejarah epidemi Covid-19 yang menyedihkan.

Menurut angka resmi dari Kementerian Kesehatan Brasil, lebih dari 600.000 kematian sejak awal epidemi. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved