Breaking News:

Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Sekolah, Penyebab Hiu Takut dengan Lumba-Lumba

Hiu digambarkan sebagai predator ganas yang tak segan menyerang manusia. Sedangkan lumba-lumba digambarkan sebagai hewan cerdas yang bersahabat

(JOKO DWI CAHYANA)
Lumba-lumba di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali. 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar sekolah tentang penyebab Hiu takut dengan Lumba-Lumba.

Jika ditanya mana yang lebih menakutkan, hiu atau lumba-lumba? Kebanyakan orang pasti akan menjawab hiu.

Hiu digambarkan sebagai predator ganas yang tak segan menyerang manusia. Sedangkan lumba-lumba digambarkan sebagai hewan cerdas yang bersahabat dengan manusia.

Namun, tahukah kamu bahwa hiu takut kepada luma-lumba? Hiu dan lumba-lumba, keduanya adalah predator di lautan. Hiu merupakan predator berdarah dingin, sedangkan lumba-lumba merupakan predator berdarah panas.

Keduanya, memiliki mangsa yang sama dan kerap kali berada di tempat yang sama ketika berburu. Namun, hiu tidak akan menyerang lumba-lumba terlebih dahulu karena takut.

Melihat lumba-lumba di Pantai Lovina
Melihat lumba-lumba di Pantai Lovina ()

Kelincahan dan ekolokasi lumba-lumba

Dilansir dari Shark Keeper, tidak seperti hiu yang memiliki ekor vertikal, lumba-lumba memiliki ekor vertikal dengan kulit yang lembut dan kerangka tubuh yang fleksibel.

Bentuk tubuh lumba-lumba membuatnya jauh lebih lincah dibanding dengan hiu. Hal tersebut membuat lumba-lumba dengan mudah bergerak ke segala arah.

Lumba-lumba juga memiliki kecepatan renang yang luar biasa. Dikutip dari National Geographic, lumba-lumba dapat berenang dengan kecepatan sepuluh meter per detik. Belum lagi lumba-lumba memiliki kemampuan navigasi dari ekolokasinya.

Dengan mudah, ia bisa mendeteksi posisi hiu untuk menghindari serangannya, dan bergerak untuk menyerang hiu secara tiba-tiba ketika mereka lengah. Hal ini membuat serangan hiu takluk akan kelincahan lumba-lumba.

Satu lawan banyak

Hiu adalah hewan soliter, mereka cenderung hidup menyendiri. Sementara lumba-lumba adalah hewan cerdas yang hidup berkoloni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved