Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Siswa: Perbedaan Spesies Lebah dan Tawon

Ketika melihat serangga besar bersayap terbang, apakah kamu tahu itu lebah atau tawon? Penampakan keduanya mirip.

Tayang:
bugguide.net
Halictidae atau lebah keringat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar sekolah tentang  8 spesies lebah dan tawon, dan apa beda dari keduanya.

Ketika melihat serangga besar bersayap terbang, apakah kamu tahu itu lebah atau tawon? Penampakan keduanya mirip.

Lebah lebih dikenal sebagai spesies yang melakukan penyerbukan untuk bunga. Disadur dari National Geographichampir 80 persen penyerbukan tanaman dilakukan oleh lebah, diantaranya jenis bumblebee dan solitary bee.

Lalu bagaimana dengan tawon? Apakah lebah dan tawon merupakan jenis yang sama?

Lebah dan tawon adalah dua spesies yang berbeda. Dikutip dari Washington Post, meski bentuk keduanya hampir mirip, ternyata perilaku mereka berbeda. Lebah hanya bisa menyengat sekali jika merasa terancam.

Sementara tawon, mampu menyengat berkali-kali dan memiliki suara dengung yang lebih ramai. Bahkan tawon lebih agresif dibandingkan lebah yang sedang bekerja.

Nah, apa saja jenis lebah dan tawon? Berikut spesies yang sering kita temui:

 

1. Lebah Madu

Lebah ini memiliki ukuran sedang dengan warna cokelat keemasan di bagian perut dan pita yang mencolok. Lebah madu mengikuti siklus bunga di pohon, semak-semak, tanaman keras, dan tumbuhan lainnya.

Lebah madu merupakan serangga pasif yang bisa menyengat jika merasa terancam. Kelompok lebah madu bisa ditemukan di rongga pohon atau lokasi rumah yang strategis. Sebaiknya menjauhi koloni atau kelompok lebah madu yang memiliki lebah penjaga.

Kawanan lebah madu terdiri dari ribuan lebah. Namun, mereka hanya berkerumun di sekitar ratu lebah saat mencari tempat yang baru.

2. Bumblebee (Kumbang)

Lebah satu ini dikenal dengan kata lebah liar atau kumbang. Seekor lebah besar yang berbulu. Sebagian tubuhnya berwarna hitam dengan garis warna cerah dan khas pada dada dan perut.

Lebah ini termasuk yang menyengat, namun bisa jinak saat bekerja. Tugasnya adalah mengumpulkan nektar dan serbuk sari pada tanaman.

Lebah ini juga memiliki rambut dengan warna kuning di dada dan bagian atas perut.

3. Carpenter Bee (Lebah Kayu)

Lebah kayu adalah lebah hitam besar namun mulus tidak memiliki bulu.

Lebah jantan pada lebah kayu tidak menyengat. Tetapi akan menggangu jika ada orang yang mendekat wilayahnya. Biasanya mengganggu dengan terbang di sekitar orang tersebut.

Lebah kayu betina yang bisa menyengat, tetapi tidak agresif. Sebagai bentuk perlawanan kepada orang atau hewan lain yang mengganggu.

Lebah ini berada di terowongan atau rongga-rongga kayu maupun ranting.

4. Sweat Bees

Sweat Bee merupakan lebah kecil dan gesit, tidak berbahaya bagi manusia. Untuk warna, lebah ini cukup bervariatif, mulai dari abu-abu hingga hijau metalik.

Meski tidak berbahaya, lebah betina dari Sweat Bees mampu menyengat jika merasa terancam. Untuk mengusirnya, cukup dengan dorongan yang lembut atau meniupnya.

Sehingga sweat bees tidak akan merasa terancam dan mampu pergi tanpa harus menyengat.

5. Yellow Jackets

Yellow jackets atau si jaket kuning merupakan salah satu tawon yang mampu menyengat berkali-kali. Sebagian dari mereka membangun sarang di langit-langit, namun ada juga yang membangun rumah di tanah.

Memiliki ukuran yang sama dan berwarna kuning-hitam cerah.

Tawon ini merupakan koloni yang agresif dan pemarah. Mereka mengumpulkan nektar untuk dikonsumsi sendiri dan anak-anaknya. Tak hanya di tanaman, mereka juga mencari sumber makanan di sekitar sampah.

6. Tawon Kertas

Bertubuh ramping dan perut panjang, tawon kertas (paper wasps) lebih berbahaya dibandingkan yellow jacket atau tawon jaket kuning.

Mereka membentuk sarang seperti terbuat dari kertas. Biasanya di bawah atap atau langit-langit bangunan.

Asal tak diagnggu, mereka tidak akan menyerang meski sarang tersebut berdekatan dengan manusia. Tawon ini mampu memangsa larva atau hama di kebun.

7. Cicada killers

Habitat tawon ini berada di tanah dan jumlahnya bisa bertambah banyak. Memiliki perut hitam dengan bintik-bintik kuning dan warna oranye di sayap.

Memiliki sifat agresif dan beresiko menyengat manusia. Sasaran utama mereka adalah jangkrik, sekaligus sebagai makanan untuk anak-anaknya.

8. Tawon

Tawon paling besar dan menakutkan. Ada dua spesies, yaitu tawon eropa dengan warna hitam dan kuning. Memiliki bentuk seperti yellow jacket dan membuat sarang seperti tawon kertas.

Spesies lainnya berbentuk seperti yellow jacket dengan ukuran yang lebih besar. Memiliki perut berwarna hitam dan tanda putih menonjol di bagian kepala.

Kedua spesies tersebut berbisa dan berbahaya jika sarangnya terganggu.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved