Breaking News:

News Video

Kapolda Sumut Turun Tangan Pertemukan Liti Wari Iman Gea dan Beni Saputra, Ini yang Terjadi

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak angkat bicara soal kasus penganiyaan pedagang sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: M.Andimaz Kahfi

Kapolda Sumut Turun Tangan Pertemukan Liti Wari Iman Gea dan Beni Saputra, Ini yang Terjadi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak angkat bicara soal kasus penganiyaan pedagang sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan yang melaporkan kasus tersebut malah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam hal ini, Kapolda mempertemukan kedua belah pihak yang saling lapor tersebut di Polda Sumut.

Nampak tersangka Beni hadir dan Liti Wari Iman Gea juga hadir didampingi oleh anak, suami dan kuasa hukumnya.

Adapun maksud dan tujuannya agar keduanya sama-sama mendapatkan keadilan atas kasus yang juga menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir di mana pedagang yang mengaku dianiaya malah menjadi tersangka.

"Malam hari ini saya bersama Ibu Gea yang didampingi suaminya dan putrinya atas nama Tiara bersama dengan tersangka saudara Beni Saputra. Saya sudah bicara dengan pengacara dan mendengarkan apa yang menjadi harapannya," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Selasa (12/10/2021) malam.

Panca mengaku sudah mendengar penjelasan dari keduanya.

Di mana Liti Wari Iman Gea mengaku keberatan atas permintaan Beni yang meminta uang lapak hingga memicu keributan.

Ia pun mengatakan penetapan tersangka terhadap Liti Wari Iman Gea itu merupakan proses penyelidikan terhadap kasus tersebut, di mana keduanya saling lapor di hari yang bersamaan.

Maka dengan ditariknya kasus tersebut ke Polda Sumut diharapkan menjadi lebih terbuka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved