Breaking News:

Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Fisika Kelas 11: Toeri Hukum Kepler 1,2, dan 3 Serta Fungsi Terkait Astronomi

Hukum Kepler terdiri dari tiga hukum yang mengatur tentang pergerakan planet-planet terhadap matahari.

(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi planet-planet di tata surya 

Pada gambar diatas diperlihatkan contoh orbit planet terhadap matahari. Jari-jari orbit dan kecepatan sudut planet pada orbit yang berbentuk elips akan selalu bervariasi.

Planet akan bergerak lebih cepat ketika berada dekat dengan matahari, kemudian akan bergerak lebih lambat ketika berjarak jauh dari matahari.

Hukum II Kepler menyatakan bahwa luasan area (biru) nilainya konstan dimanapun planet berada pada orbitnya diukur berdasarkan interval waktu yang sama.

Baca juga: Materi Belajar Sosiologi, Penyebab Sikap Etnosentris dan Dampak Negatif dan Positif

Baca juga: Materi Belajar, Penjelasan Zona Ekonomi Eksklusif Perlindungan Kekayaan Laut Indonesia

Jika diketahui periode planet (revolusi planet) sebesar P. Maka kecepatan sudut rata-rata dapat dicari dengan rumus:

n = \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\frac{2\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\pi}{P}

Hukum Kepler 3

“Kuadrat periode orbit suatu planet sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari.”

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\frac{T_1^2}{r_1^3} = \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\frac{T_1^2}{r_1^3} = konstan

dimana:

T1 merupakan periode planet 1
T2 merupakan periode planet 2
r1 merupakan jarak planet 1 dari matahari
r2 merupakan jarak planet 2 dari matahari

Nilai konstanta tersebut yang setara dengan k = T^2 / r^3 bernilai sekitar 7,5.

Fungsi Hukum Kepler

Hukum Kepler berfungsi untuk memprediksi lintasan planet-planet atau benda luar angkasa lain seperti asteroid atau komet yang mengorbit matahari.

Selain itu, hukum Kepler dapat pula digunakan untuk benda-benda langit lain yang tidak hanya mengorbit matahari tapi benda langit lainnya seperti orbit bulan terhadap planetnya.

Hukum Kepler digunakan karena ia dapat memprediksi lintasan orbit dengan perhitungan yang cukup sederhana. Untuk perhitungan yang lebih akurat, hukum Gravitasi Newton dapat dipakai menggantikan hukum Kepler.

Contoh Soal Hukum Kepler

Contoh Soal 1

contoh soal hukum kepler

Perhatikan gambar lintasan orbit suatu planet mengelilingi matahari diatas. Pada posisi apakah planet bergerak paling cepat?

a) Posisi A ke B
b) Posisi B ke C
c) Posisi H ke I
d) Posisi I ke J

Solusi:

Jawaban yang benar adalah A.

Planet bergerak lebih cepat saat posisinya lebih dekat ke matahari, jadi posisi planet dari L ke A atau posisi planet dari A ke B merupakan posisi dimana planet bergerak paling cepat.

Contoh Soal 2

contoh soal hukum kepler

Perhatikan gambar lintasan orbit suatu planet mengelilingi matahari diatas. Manakah pernyataan yang benar di bawah ini mengenai luasan antara titik A-B-O dan H-I-O?

a) Luasan A-B-O lebih besar dari H-I-O
b) Luasan H-I-O lebih besar dari A-B-O
c) Keduanya memiliki luas yang sama
d) Kurang cukup informasi untuk menentukan luasan

Solusi:

Jawaban yang benar adalah C.

(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved