TRIBUNWIKI

Strobe, Sekelompok Mahasiswa USU yang Lakukan Kampanye Sampah Puntung Rokok

Strobe melakukan kampanye dengan menggunakan media sosial, dan juga sudah melakukan aksi mengutip puntung.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Kelompok kampanye sampah puntung rokok, Strobe melakukan aksi mengutip puntung rokok di taman rusa Kampus USU, Kamis (14/10/2021). Strobe merupakan kampanye yang dilakukan untuk mengurangi volume sampah puntung rokok dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah puntung rokok sembarangan.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Berawal dari keresahan terhadap banyaknya sampah puntung rokok yang sulit dibersihkan oleh petugas kebersihan, sekelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatra Utara membentuk Strobe

Strobe merupakan kampanye yang dilakukan untuk mengurangi volume sampah puntung rokok dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah puntung rokok sembarangan. 

"Kampanye ini bermula dari keresahan anggota yang merasa bahwa sebagian orang terkhusus yang merokok tidak mengetahui bahwa puntung itu adalah sampah. Kebiasan membuang puntung rokok sembarangan itu menular," ujar seorang anggota Strobe, Widy, Kamis (14/10/2021).

Widy mengatakan, kebanyakan perokok tidak membuang sampah puntung rokok di tempat yang tepat. Karena bentuknya kecil, mereka kerap membuang sisa puntung rokok sembarangan. 

Baca juga: Rachel Vennya Dihujat karena Diduga Kabur dari Karantina, Sang Ibu Sebut Putrinya Pahlawan

"Setelah merokok mereka akan membuang puntung rokok sembarangan. Maka dari itu isu ini kami bawa, kami diskusikan dan akhirnya kami sepakat untuk melakukan kampanye bahwa puntung rokok itu sampah," tuturnya. 

Dikatakannya, kampanye ini sudah berjalan sekitar satu bulan.

Strobe melakukan kampanye dengan menggunakan media sosial, dan juga sudah melakukan aksi mengutip puntung.

"Kami telah melakukan aksi juga, aksi mengutip puntung rokok di dua tempat. Pertama kami melakukannya di lapangan merdeka. Itu merupakan aksi pertama dan kedua kami. Kemudian hari ini merupakan aksi ketiga kami dan kami melakukannya di USU sendiri," katanya. 

Tak selalu ditanggapi positif, Widy mengaku selama melakukan kampanye pihaknya juga sering mendapatkan respons yang kurang baik dari masyarakat. 

"Selama melakukan kampanye ini ada hal yang menarik yang dirasakan setiap anggota. Termasuk pengalaman tidak enak yang pernah kami rasakan saat kami melakukan kampanye mengutip puntung rokok di Lapangan Merdeka, ada sentimentil dari beberapa orang yang merasa tidak nyaman dengan sosialisasi yang kami lakukan," katanya. 

Ia mengaku sempat mendapatkan seorang perokok yang langsung membuang sampah puntung rokoknya sembarangan di depan mereka. 

Baca juga: JADWAL Tayang Big Match Persija Vs Arema Malam Ini, Angelo Alessio Waspadai Dua Pemain Ini

"Padahal saat itu kami menyampaikan dengan sangat sopan dan memperkenalkan diri kami. Tapi setelah kami melakukan sosialisasi dia justru membuang sampah puntung rokoknya di depan kami," katanya. 

Tapi, Widy mengatakan selama melakukan kampanye tidak sedikit orang-orang yang mendukung dan merasa bahwa kegiatan ini perlu dilakukan lagi.

"Mereka rasa ini perlu digalakkan lagi khususnya di Kota Medan, karena sasaran kami sendiri adalah Kota Medan," katanya. 

Selain menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa puntung rokok adalah sampah, terang Widy, Strobe juga melakukan aksi untuk mengurangi volume sampah puntung rokok.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved