KETIKA Seluruh Dunia Pasrah Pilih Hidup dengan Covid-19, Namun Berbeda dengan Reaksi China

Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat dan mudah untuk menular ke siapa saja tampaknya mustahil untuk dihindari.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
KONTAN.CO.ID
Covid Varian Mu Tersebar di 40 Negara, di AS, Eropa Barat dan Amerika Selatan, Terbaru di Jepang. Benarkah Varian Baru Virus Corona Mu Kebal terhadap Vaksin? 

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat dan mudah untuk menular ke siapa saja tampaknya mustahil untuk dihindari.

Hal ini membuat sejumlah negara memilih menyerah dan hidup berdampingan dengan Covid-19.

Seperti misalnya Singapura dan Inggris yang telah membuka kembali negaranya, dan memilih hidup berdampingan dengan Covid-19 menggunakan prosedur yang ketat.

Namun, China justru memiliki sikap sebaliknya, bertentangan dengan banyak negara yang kini telah menyerah untuk menghilangkan Covid-19 dari negaranya.

China menjadi satu-satunya negara di dunia yang masih setia dengan strategi "zero Covid".

Sementara itu, negara Asia lainnya, Singapura, bergerak ke arah sebaliknya, "Living with Covid".

Lantas apa kata pakar China tentang ini?

"Sistem untuk melindungi kesehatan lebih dari 1,4 miliar orang tidak mudah dibangun. Kita tidak bisa membiarkan semuanya berlalu," kata Li Ling, pakar penelitian kesehatan dan ekonomi di Universitas Peking.

Ia mengomentari kemungkinan China meninggalkan strategi "nol Covid".

China saat ini menerapkan tindakan karantina tanpa kompromi untuk mencegah risiko kebangkitan Covid-19.

Termasuk pelacakan, isolasi, blokade, dan pengujian luas setiap kali infeksi virus muncul.

Singapura, negara Asia Tenggara, telah mencabut pembatasan pertemuan sejak Agustus.

Negara ini mengizinkan orang untuk makan di restoran, bekerja di kantor, dan pergi ke tempat umum.

Meski mencatat beberapa ribu kasus Covid-19 setiap hari, Singapura tetap percaya diri mengejar "hidup bersama Covid" ketika 83% penduduknya telah divaksinasi.

Pada 20 Oktober, Singapura mencatat 3.994 infeksi Covid-19 baru, rekor jumlah orang yang terinfeksi virus dalam sehari di negara pulau singa itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved