Nikahi Pria Dengan Berat Lebih Dari 400 Kg, Hidup Gadis Ini Berubah Jadi Tragedi, Begini Kisahnya

Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Soha.vn
Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya. 

Ia selalu takut kehilangan suaminya, tapi sama sekali tidak berdaya dan putus asa dengan pemandangan di depannya.

Dokter dari Guam, Amerika Serikat, dan Australia semuanya mencoba mendukung Ricky, tetapi dia sendiri tidak dapat menurunkan berat badan yang cukup untuk operasi. 

Semua dokter mengharuskannya untuk menurunkan setidaknya 40 kg agar memenuhi syarat untuk operasi bypass lambung. 

Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya.
Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya. (Soha.vn)

Cheryl benar-benar hancur dan berkata mereka tidak bisa mencoba lebih keras lagi. 

Tak hanya itu, hubungan pasangan ini juga mulai memburuk dengan cepat.

"Ada banyak hal yang salah dalam pernikahan kami. Komunikasi adalah salah satunya. Ricky dan saya sama-sama memiliki kamar sendiri. Saya tidak dapat memiliki anak dengannya. Memang benar bahwa saya mencintai dia, tapi aku tidak mencintainya lagi," kata Cheryl getir.

Pada 10 November 2012, Cheryl panik dan memanggil ambulans ketika dia menemukan bahwa suaminya telah berhenti bernapas. 

"Dia minum beberapa pil dan kemudian dia tidak bangun," katanya patah hati. 

Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya.
Menikah dengan pria tergemuk di dunia dengan berat lebih dari 400 kg, hidup gadis ini berubah menjadi tragedi yang menghantuinya. (Soha.vn)

Petugas medis mencoba selama hampir 2 jam untuk menyelamatkan Ricky, tetapi harus menyerah. 

Akhirnya ia mengakhiri hidupnya yang menyedihkan di usia 39 tahun.

"Anakku telah mencapai tempat yang bahagia, sudah bisa makan makanan yang dia suka dan bisa berkumpul dengan keluarganya." Kata ibu Ricky.

Di pemakaman Ricky, Cheryl bahkan tidak hadir. 

"Alasan saya tidak pergi ke sana adalah karena saya tidak marah padanya lagi. Saya hanya menutup diri."

(Yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved