Judi Tembak Ikan Merajalela

Seperti Kanker, Judi Tembak Ikan Sudah Menyebar ke Kampung-kampung di Tapanuli Utara

Judi tembak ikan kini sudah menyebar ke sejumlah desa di Kabupaten Tapanuli Utara

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
HO
Pemain dan penyedia lapak judi tembak ikan yang diamankan Polres Taput.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPUT- Judi tembak ikan mirip 'kanker ganas' yang kini menyebar ke kampung-kampung di Kabupaten Tapanuli Utara.

Maraknya judi tembak ikan yang sudah menyebar ke kampung-kampung ini buat gusar kepolisian, hingga akhirnya dilakukan penggerebekan di dua kecamatan berbeda.

Menurut Kasubbag Humas Polres Taput, Iptu Walpon Baringing, ada dua lapak judi yang disisir petugas sejak Kamis (21/10/2021) kemarin.

Baca juga: KASIR Judi Tembak Ikan Medan Tuntungan, Sri Dewi Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Pertama, polisi menggerebek lapak judi tembak ikan di Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Taput.

"Dari tempat ini, kami berhasil mengamankan empat orang pemain dan satu orang penyedia tempat," kata Walpon, Minggu (24/10/2021).

Adapun para pemain judi tembak ikan yang ditangkap diantaranya Gilbert Tobing (42), Parlin Hutagalung (40), Mexwan Santoso Tobing (31) dan Rezi Orric Hutabarat (27).

Keempatnya merupakan warga Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting.

Sementara penyedia tempatnya bernama Joni Bintara Hutabarat (22). 

Baca juga: POLISI Grebek Judi Tembak Ikan, 7 Orang Diamankan, 3 di Antaranya Ibu Rumah Tangga

Polisi turut menyita satu unit mesin judi tembak ikan.

Kemudian, di lokasi lain, persisnya di Desa Pancur Natolu, Kecamatan Pangaribuan, polisi mengamankan tujuh orang pemain judi beserta satu unit mesin judi tembak ikan.

Ketujuh pemain judi yang ditangkap itu diantaranya Hemat Nainggolan (27) warga Desa Pansur Natolu, selaku penjaga dan penyedia lapangan meja judi. 

Kemudian Miduk Nainggolan (27), Desbin Nainggolan (27), Kardo Aritonang (31), Jogi Nainggolan  (28), Dani Nainggolan (30) dan Meru Nainggolan (21).

Baca juga: Lapak Judi Tembak Ikan yang Ditutup Paksa Kecamatan Medan Selayang Ternyata Bekas Resto Daging Kuda

Semuanya warga Desa Pansur Natolu, Kecamatan Pangaribuan yang bertindak sebagai pemain judi.

Selain menyita mesin judi tembak ikan, polisi juga menyita uang tunai Rp 185 ribu dan chip judi.

"Menurut penjaga, omzet mereka sebesar Rp 238 ribu perhari," katanya.

Saat ini, para pemain judi dan penyedia lapak diboyong ke Polres Taput guna dimintai keterangannya.(cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved