Berikut Cara Menggunakan Fitur Baru Instagram 'Collbas' yang Bermanfaat untuk Iklan Kerja Sama
Akun media sosial Instagram telah mengeluarkan fitur baru kolaborasi. Fitur kolaborasi instagram ini bernama "colabs".
TRIBUN-MEDAN.com - Akun media sosial Instagram telah mengeluarkan fitur baru kolaborasi.
Fitur kolaborasi instagram ini bernama "colabs".
Instagram telah menjadi platform media sosial yang memiliki banyak pengguna di seluruh dunia.
Guna membuat para penggunanya betah, anak perusahaan Facebook ini tidak berhenti melakukan inovasi demi inovasi.
Salah satu bentuk inovasi yang rutin dilakukan oleh Instagram adalah peluncuran fitur-fitur baru.
Instagram sendiri memang dikenal sering merilis berbagai macam fitur baru kepada para penggunanya.
Sejak pertama kali dirilis di tahun 2010, sudah tidak terhitung berapa fitur baru yang telah Instagram luncurkan.
Terbaru, Instagram dikabarkan sudah meluncurkan sebuah fitur baru lagi, yang mana fitur baru ini akan berpengaruh ke bagian Instagram Feed.
Fitur baru yang diluncurkan oleh platform media sosial raksasa ini bernama Collaboration.
Dengan fitur tersebut, pengguna dapat berkolaborasi dengan pengguna lain dalam hal memposting foto atau video.
Nantinya, foto atau yang diposting oleh satu pengguna Instagram akan muncul di profil pengguna lain yang diajak berkolaborasi.
Namun, pengguna lain tersebut harus terlebih dahulu menyetujui permintaan kolaborasi.
Selain di Instagram Feed, fitur Collaboration Instagram ini juga tersedia di Reels.
Baca juga: CARA MUDAH Membuat Link Whatsapp di Instagram, Layanan WA Membantu Pelaku Bisnis
• Aplikasi WhatsApp, Facebook dan Instagram Down, Ini Kata Pakar
Fitur Collaboration Instagram
Lebih lanjut, sejatinya fitur baru Instagram ini lebih diperuntukkan untuk postingan-postingan iklan kerjasama brand.
Tujuannya agar iklan promosi dari dua brand tersebut menjadi lebih efektif, yaitu sekali posting saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bukan-gaya-gayaan-ini-5-manfaat-fitur-dark-mode-pada-aplikasi-smartphone-berdampak-pada-kesehatan.jpg)