Breaking News:

Deliserdang Terbaik Pertama Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein mengatakan, Kabupaten Deliserdang berhasil meraih terbaik pertama

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Kabupaten Deliserdang berhasil meraih terbaik I dalam pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2021 tingkat Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein mengatakan, Kabupaten Deliserdang berhasil meraih terbaik pertama dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting di tingkat Provinsi Sumatera Utara

"Penghargaan ini merupakan keberhasilan lintas sektoral antar OPD, di antaranya bappeda, dinas perkim, dinas PMD, dinas pendidikan, dinas P2KB-P3A. Lalu, dinas ketahanan pangan, dinas pertanian, dinas perikanan dan kelautan," ujarnya. 

Ia menambahkan, hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) telah menunjukan hasil yang cukup baik dengan mengalami penurunan gizi. Tercatat, sebesar 29,20 persen atau lebih rendah jika dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar 30,11 persen.

"Dan tahun 2018 yang tercatat sebesar 32,4 persen. Kedepan kita berharap penurunan prevalensi stunting di Provinsi Sumatera Utara agar dapat lebih ditingkatkan lagi," katanya. 

Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui tim penilai kinerja telah melaksanakan penilaian kinerja pada 6 September 2021.

Penilaian itu dilakukan terhadap 15 kabupaten/kota dengan lokus prioritas nasional stunting. Pelaksanaan penilaian kinerja Kabupaten/Kota bertujuan untuk mengukur, memastikan akuntabilitas, mengevaluasi dan mengapresiasi kinerja pemerintah kabupaten/kota.

"Dalam pelaksanaan konvergensi penurunan prevalensi stunting berdasarkan seleksi yang ketat dan komprehensif dari tim panelis," ujarnya. 

Sedangkan,  Staf Ahli Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Provinsi Sumut, Dr Kaiman Turnip menyampaikan, peringkat pertama dalam penanganan stunting diperoleh Kabupaten Deliserdang

Kemudian, Kota Medan dan Tapanuli Tengah. "Semoga hal ini menjadi penambah semangat dikemudian hari," katanya. 

Pernyataan senada disampaikan, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dr H Aris Yudhariansyah. Ia bilang penilaian tim panelis telah melakukan review dan melakukan kesepakatan dalam penetapan kabupaten/kota dengan peringkat terbaik. 

"Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi kabupaten/kota lokus stunting yang telah melakukan komitmen dalam menjalankan delapan aksi konvergensi untuk penurunan stunting di Provinsi Sumatera Utara," ujarnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved