Ditikam Preman Pasar hingga Nyaris Tewas, Pedagang Ini Malah Dijadikan Polisi Sebagai Tersangka

Budi Alan, pedagang sayur korban penikaman dijadikan polisi sebagi tersangka padahal dia adalah korban penikaman dari preman pasar.

HO
Budi, pedagang sayur korban penikaman jadi tersangka 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Budi Alan, pedagang sayur korban penikaman malah dijadikan tersangka oleh polisi.

Padahal, menurut Budi, dia dianiaya dan ditikami oleh tiga orang pria di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru pada Senin (9/8/2021) lalu.

"Saya korban ditetapkan sebagai tersangka, padahal waktu itu saya membela diri, kalau enggak saya bisa mati," kata Budi kepada Tribun-medan.com, Kamis (28/10/2021).

Ia mengatakan, kejadian penikaman bermula saat dirinya hendak berdagang sayur di Pasar Pringgan.

Ketika itu, Budi yang merupakan warga Dusun I, Desa Tambunan, Kecamatan Sibolangit didatangi preman. 

"Saya kan jualan buah dan sayur di Pasar Pringgan. Kemudian datang oknum preman minta uang keamanan," kata Budi.

Namun, Budi tak memberikan uang yang diminta. Kebetulan saat itu dia ingin meninggalkan lokasi. Saat akan meninggalkan lokasi, Budi malah dianiaya. 

"Preman itu marah karena kita tidak ngasih uang. Jadi pas dia marah, saya pergi dari situ, lalu dihantam nya mobil ku," ujarnya.

Salomo Joy Sinaga dan Titin Oktaviani Jega saat diperiksa di Polsek Medan Baru, Selasa (15/3/2016).
Salomo Joy Sinaga dan Titin Oktaviani Jega saat diperiksa di Polsek Medan Baru, Selasa (15/3/2016). (Tribun Medan/Ayu Prasandi)

Ia yang tidak terima mobil nya dipukul oleh pelaku, langsung turun dan menegur pelaku.

Cekcok pun terjadi antara Budi dan preman tersebut. Setelah itu, pelaku mengajak korban untuk berduel.

Tak lama kemudian, pelaku lain datang dan pura-pura hendak mendamaikan.

"Mobil ku dihantam sama preman itu, terus ngajak aku duel. Enggak lama datang kawannya satu orang pura-pura mau mendamaikan," ungkapnya.

Budi menambahkan, setelah cekcok terjadi, salah seorang preman yang mencoba mendamaikan lalu pergi dari lokasi.

"Sepertinya ngambil sesuatu, dan datang lagi bersama salah seorang lagi pelaku lain," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan para pelaku yang mendatanginya itu langsung menikamnya di bagian wajah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved