News Video
Jalan Gatot Subroto Kembali Rusak Parah, UPT Jalan BMBK : Hutama Karya Asal-asalan Perbaikinya
Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat yang sebelumnya sudah diperbaiki kini kembali rusak.
Penulis: Satia | Editor: Fariz
TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat yang sebelumnya sudah diperbaiki kini kembali rusak. Rusaknya jalan tersebut diakibatkan karena banyak kendaraan dengan muatan berat melintas.
Sehingga, hampir seluruh jalan tersebut terlihat lubang besar pada bagian tengah. Karena lubang itu, pengendara sepeda motor ekstra hati-hati setiap kali melintasi jalan tersebut.
Sebelumnya, Jalan Gatot Subroto, diperbaiki oleh Perusahaan Hutama Karya (HK), guna memperlancar kendaraan yang mengangkut material batu untuk pembangunan jalan tol.
Perbaikan yang dilakukan oleh HK, menurutnya Unit Pelaksana Tugas (UPT) Jalan dan Jembatan Binjai-Langkat, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sumatera Utara, tidak sesuai dengan perencanaan.
Sebab, pihak UPT menilai bahwa HK melakukan perbaikan asal-asalan saja. "Mereka (HK) memperbaiki itu juga tidak ada kordinasi dengan kita.
Sehingga jalan tersebut rusak lagi. Entah cemana kerjanya makanya jalam itu rusak kembali," kata Kepala Tata Usaha (KTU) UPT Jalan dan Jembatan, Azwar saat ditemui di kantornya, Jalan Veteran, Kota Binjai, Kamis (28/10/2021).
Ia mengatakan, karena tidak ada koordinasi antara HK dan UPT, makanya jalan tersebut rusak kembali. "Cobalah kalau mereka (HK) koordinasi dengan kita untuk perbaikan jalan pasti gak begitu," ucapnya.
Azwar mengatakan, karena kepentingan pribadi HK, makanya jalan tersebut diperbaiki dengan cara cepat. "Karena material diangkut lewat situ, makanya jalan itu diperbaiki dengan cara cepat," ungkapnya.
Kemudian, Azwar mengatakan, material yang diangkut kendaraan melebihi kapasitas. Perihal ini dapat dilihat, dari jalan yang rusak, setiap kali kendaraan berat itu lewat.
"Lihatlah itu, bukan sedikit yang dibawa, begitu banyak," ucapnya. Pantauan Tribun-Medan.com, terlihat lubang berdiameter besar menyelimuti Jalan Gatot Subroto.
Setiap kali pengendara sepeda motor melintas, harus menghindarinya. Ditakutkan, saat menghindari lubang, pengendara bisa jatuh dan terlindas oleh kendaraan yang membawa material batu.
Jalan tersebut juga tampak berbau, pengendara yang tidak menggunakan penutup wajah dan masker, pastinya akan terdampak akibatnya.
Sementara itu, Pimpinan Proyek Tol Binjai-Langsa Hestu Budi Husodo saat dikonfirmasi belum mau menjawab panggilan Tribun Medan, terkait dengan kendaraan bermuatan berat yang merusak Jalan Gatot Subroto.
(wen/tribun-medan.com)