TRIBUNWIKI
SOSOK Horas Aritonang, Pebisnis Sukses yang Mencintai Dunia Public Speaking
Horas mulai mengasah kemampuannya mulai dari kemampuan marketing hingga membentuk personal branding.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bagi Horas Aritonang, masa muda harus dimaksimalkan dengan keseriusan dan kerja keras, sehingga nanti ketika di masa tua bisa hidup lebih tenang dan bahagia.
Semangat itulah yang selalu ada di dirinya ketika ia masih menempuh jalur pendidikan, hingga ke jenjang kehidupan yang lebih lanjut, yakni dunia pekerjaan dan bisnis.
Horas saat ini menjabat sebagai Director PT. Citra Medica Alkestron dalam bidang penyuplai alat-alat kesehatan ke Rumah Sakit, Klinik Spesialis, dan Dokter Spesialis.
Diceritakannya, sebelum ia memulai bisnis ini, ia sempat berkarir di Jakarta sebagai Regional Manager PT Johnson & Johnson.
"Dulu saya kerja di jakarta sebagai marketing perusahaan. Kemudian setelah setengah tahun kerja saya dikasih area di Indonesia bagian barat. Setelah satu tahun saya dikasih wilayah di seluruh Indonesia. Karena keliling Indonesia ini sesuai dengan kesukaan saya, sehingga saya dalami marketing," ungkap Horas, Jumat (29/10/2021).
Dari sini, Horas mulai mengasah kemampuannya mulai dari kemampuan marketing hingga membentuk personal branding.
"Sejak SMA saya sudah biasa menghadapi audiens terutama waktu saya kuliah di Bandung punya grup kesenian juga, grup humor itu. Waktu saya tamat dari Bandung dan ke Jakarta, awalnya saya ingin meneruskan di bidang kesenian. Tapi ternyata setelah bekerja sebagai marketing ternyata nyambung juga dan perusahaan beri kepercayaan yang begitu besar," ujarnya.
Menariknya, Horas yang unggul dalam bidang public speaking ini melihat peluang dengan menyalurkan bakatnya dengan membuat konten YouTube dengan channel Horas Aritonang.
Adapun dalam konten-konten yang dibuat oleh Horas merupakan konten edukasi yang ia buat selama pandemi. Dalam salah satu video yang ia unggah, Horas ingin mengajak masyarakat untuk cerdas dalam bersuara.
"Mengkritik boleh silahkan tapi jangan menghujat apalagi memfitnah. Saya ingin mengedukasi agar kita tidak negative thinking, mengeluarkan kata-kata yang tidak baik dan tidak membangun," kata Horas.
Walau kini bisnis yang Horas jalani sudah stabil, bagi dirinya, pantang untuk menyoroti kekurangan orang lain. Ia bahkan memilih untuk selalu introspeksi diri untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.
"Kita jauh lebih baik melihat kekurangan diri daripada harus melihat kekurangan orang lain. Tak ada gunanya, lebih baik kita lihat kekurangan diri kita, kita introspeksi diri dan berubah ke arah yang lebih baik daripada harus melihat kelemahan orang dan akhirnya mengecam dan menghina, itu hanya sia-sia," jelasnya.
Bagi pria kelahiran 27 Februari 1960 ini, ia memegang prinsip untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap kegiatan agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Horas begitu menghindari sifat menyepelekan sesuatu yang kemungkinan akan membuatnya akan terjerumus dalam suatu masalah.
"Dalam setiap hal lakukanlah yang terbaik apapun dalam bekerja. Saya yakin buahnya akan baik. Tuhan gak ada kepentingan melihat kita gagal ataupun menderita, jadi lakukan yang terbaik dan jangan suka anggap enteng tapi ternyata gak beres. Saya tidak pernah menganggap enteng permasalahan, saya setiap ada masalah selalu menganggapnya berat dan pesimis. Tapi pesimis ini membuat saya antisipasi dengan berjuang yang terbaik," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/horas-aritonang.jpg)