Breaking News:

Kurang Tidur Ternyata Bikin Tambah Gendut

Kurang tidur akan membuat badan kurus kering adalah mitos semata. Karena faktanya, kurang tidur justru bisa memicu pertambahan berat badan.

Shutterstock
Ilustrasi obesitas 

TRIBUN-MEDAN.com - Kurang tidur akan membuat badan kurus kering adalah mitos semata. Karena faktanya, kurang tidur justru bisa memicu pertambahan berat badan.

Ada kaitan yang sangat erat antara porsi tidur dengan kestabilan berat badan. Kurangnya porsi tidur bisa meningkatkan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Gagalnya diet dan semakin bertambahnya berat badan, juga dipercaya bisa berasal dari gaya hidup yang tak sehat dengan pola tidur yang tak teratur.

Kaitan pola tidur dengan pola makan ternyata ada di masalah hormonal tubuh. Ketika Anda memiliki waktu tidur yang cukup, maka hormon tubuh pun akan bekerja dengan maksimal. 

Namun ketika waktu tidur Anda sangat kurang, maka sistem hormonal tubuh pun akan tersendat.

Kaitan kurang tidur dengan selera makan

Melansir dari Sleep Foundation, memiliki waktu tidur yang cukup bisa menyuport kerja hormon yang mengatur selera makan, yaitu leptin dan ghrelin.

 

Leptin adalah hormon yang bertugas mengendalikan napsu makan serta rasa lapar. Sedangkan gherlin, hormon yang ada di dalam perut, adalah hormon yang menyeimbangkan leptin. Yaitu melahirkan rasa lapar, menyuport pertumbuhan dan mengatur produksi lemak.

Ketika memiliki waktu istirahat yang cukup, yaitu antara 7-8 jam setiap hari, produksi dan kerja hormon ini akan lancar, sehingga ada keseimbangan antara rasa lapar dan rasa kenyang.

Namun ketika tidur Anda kurang dari 7 jam setiap harinya, maka akan terjadi ketidakseimbangan antara kedua hormon ini.

Produksi gherlin akan berlebihan, dan produksi leptin akan berkurang. Imbasnya Anda akan mudah lapar dan selalu berburu kudapan, bahkan di tengah malam sekali pun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved