Breaking News

Tindakan Tegas Kapolda Sumut

Daftar Panjang Perwira yang Dicopot Kapolda Sumut Karena Diduga Tidak Profesional Bekerja

Sejumlah perwira di kepolisian dicopot Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak karena dianggap tidak profesional bekerja

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat menjelaskan soal pencopotan Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso dari jabatannya di Polda Sumut, Senin (1/11/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, sejumlah perwira di jajaran Polda Sumut dicopot Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Pencopotan jabatan dilakukan karena alasan beragam.

Ada yang diduga karena dinilai tidak profesional dalam menangani perkara, hingga masalah kode etik, dan kasus narkoba yang melibatkan anak buah.

Berdasarkan catatan www.tribun-medan.com, perwira yang kena copot Kapolda Sumut dimulai dari Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu dan Kanit Reskrimnya, Iptu Mambela Karokaro.

Baca juga: Kapolda Sumut Bilang Enggak Ada Preman, Anggotanya Malah Dibacoki Hendak Dibunuh Anggota OKP

Pencopotan dilakukan pada Oktober 2021 kemarin karena kasus pedagang dan preman.

Saat itu, pedagang bernama Liti Wari Iman Gea yang dianiaya preman dijadikan tersangka oleh anak buah Jan Piter Napitupulu.

Nahas, karena kasus ini viral, Jan Piter Napitupulu kena 'getahnya'.

Karena ulah anak buah, Jan Piter dicopot.

Setelah kasus di Polsek Percut Seituan, berlanjut lagi dengan kemunculan kasus oknum perwira yang terlibat kasus perselingkuhan.

Oknum perwira yang menjabat sebagai Kasat Reskrim, AKP DIL dicopot Kapolda Sumut jelang akhir Oktober 2021 kemarin karena dilaporkan istrinya selingkuh dengan oknum Polwan.

Baca juga: KASUS Saling Lapor Kerap Terjadi di Polsek, Kapolda Sumut Beberkan Aturan yang Tak Dijalankan

Kemudian, Kapolda Sumut juga mencopot Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti dan Kanitnya Ipda Syafrizal.

Pencopotan kedua perwira di Polsek Kutalimbaru ini lantaran adanya penyidik bernama Bripka Rahmat Hidayat Lubis yang dituding cabuli wanita hamil istri pelaku narkoba.

Bukan cuma cabuli wanita hamil, Bripka Rahmat Hidayat Lubis bersama timnya juga diduga melakukan pemerasan dan pencurian motor milik istri pelaku narkoba tersebut.

Bripka Rahmat Hidayat Lubis juga dituding oleh korbannya mengonsumsi sabu sebelum melakukan pencabulan.

Selain mencopot Kapolsek dan Kanitnya, Kapolda Sumut juga menonjobkan sejumlah penyidik yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved