Breaking News:

TRIBUNWIKI

5 Upacara Tradisional Suku Karo, Ada Untuk Berkomunikasi Dengan Roh Leluhur

Upacara Tadisional Karo bisa dikatakan sebagai ritual yang sudah ada sejak dahulu kala dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

HO
Erpangir ku Lau 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-  Suku Karo memiliki beberapa upacara tradisional yang hingga saat ini masih eksis di kalangan masyarakatnya.

Upacara Tadisional Karo bisa dikatakan sebagai ritual yang sudah ada sejak dahulu kala dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Biasanya, dalam setiap upacara adat ada tujuan yang ingin dicapai seperti upacara pemanggilan hujan, menyucikan diri dengan erpangir ku lau, ataupun untuk merayakan suatu hal seperti memasuki rumah baru atau disebut masyarakat Karo Mengket Rumah baru.

Baca juga: Pernah Terseret Kasus Dugaan Prostitusi, Begini Kabar Artis Cantik Ini, Beber Kriteria Pacarnya Kini

Berikut lima upacara atau ritual adat yang kini masih sering hingga jarang dilakukan oleh masyarakat Karo.

1. Erpangir Ku Lau 

Erpangir Ku lau adalah upacara tradisional suku karo yang dilakukan dengan cara mandi ke sebuah sungai atau air mengalir untuk mengusir roh jahat atau menyucikan diri dari pengaruh roh jahat.

Dalam Upacara ini, orang yang ingin erpangir juga memberi sesajian kepada yang kuasa supaya diberikan rejeki.

Upacara ini masih dapat ditemukan di beberapa tempat. Sering juga dilakukan dalam upacara perkawinan, membuat nama anak dan menolak penyakit yang dibuat oleh roh-roh jahat.

Baca juga: Tak Seberuntung Tetangga, Pasutri Ini Menahan Kantuk dan Lapar di Rumah Tepas Bambu Pascapasang Laut

2. Mengket Rumah Mbaru

Mengket Rumah Mbaru merupakan salah satu ritual suku Karo yang masih eksis hingga saat ini. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved