Kisah Terjadinya Pemberontakan Kapten Andi Azis di Makasar
Kapten Andi Azis adalah seorang mantan perwira tentara Hindia Belanda, KNIL (Koninklijk Nederlands Indisch Leger).
TRIBUN-MEDAN.COM - Seperti apa latar belakang terjadinya pemberontakan Andi Azis?
Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, kehidupan di Tanah Air tak langsung damai.
Bahkan muncul berbagai pemberontakan-pemberontakan di beberapa daerah.
Salah satunya terjadi pemberontakan Andi Azis di Makassar.
Memang apa latar belakang terjadinya pemberontakan Andi Azis?
Dilansir dari kompas.com pada Sabtu (6/11/2021), pemberontakan Andi Azis di Makassar terjadi pada 5 April 1950.
Nama pemberontakan Andi Azis diambil dari nama pemimpin pemberontakan ini, yaitu Kapten Andi Azis.
Kapten Andi Azis adalah seorang mantan perwira tentara Hindia Belanda, KNIL (Koninklijk Nederlands Indisch Leger).
Dia bersama anggotanya sudah menggabungkan diri ke dalam Angkatan perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) pada upacara resmi di depan Letkol AJ Mokoginta, Ketua Komisi Militer dan Teritorital Indonesia Timur.
Akan tetapi, walau bergabung dengan APRIS, Andi Azis menolak masuknya pasukan APRIS yang berasal dari TNI ke Makassar.
Pada saat itu, pasukan Andi Azis merupakan pasukan KNIL atau pasukan Belanda yang ada di Indonesia.
Pemberontakan Andi Azis ini sendiri berawal dari tuntutan Andi Azis.
Di mana dia ingin hanya pasukannya saja yang dijadikan sebagai pasukan APRIS di Negara Indonesia Timur.
Akan tetapi, keinginannya itu ditolak oleh pemerintah Indonesia.
Pada akhirnya, pemerintah Indonesia mengirimkan pasukan TNI ke Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemberontakan-andi-azis.jpg)