Breaking News:

Bebas karena Asimilasi Masa Pandemi, Isak Kembali Mencuri Motor di Tanjungbalai

Ia ditangkap saat sedang duduk di depan minimarket di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

TRIBUN MEDAN/HO
Ishak (27) residivis kasus pencurian sepeda motor kembali ditangkap oleh Satreskrim Polres Tanjungbalai. 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Satreskrim Polres Tanjungbalai menangkap Muhammad Ishak alias Isak (27), warga Jalan Seo Kapias, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, karena mencuri dan rampok motor, Sabtu (6/11/2021).

Ia ditangkap saat sedang duduk di depan minimarket di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. 

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Rapi Pinakri mengatakan, Isak baru saja bebas dari penjara karena kebijakan asimilasi pada masa pandemi.

saat diamankan, ditemukan dari tangan tersangka sebuah kunci T yang diduga digunakan untuk mencuri. 

"Selain itu, ditemukan uang Rp 400 ribu yang merupakan uang hasil penjualan sepeda motor curian tersebut," kata Rapi, Senin(8/11/2021). 

Katanya, kejadian ini bermula pada Jumat(22/10/2021), korban menyadari bahwa motornya hilang saat diparkirkan di halaman rumah. 

Rapi mengatakan, dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 4 juta. 

Ujar Rapi, identitas pelaku diketahui dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Reskrim Polres Tanjungbalai, dan kemudian tersangka di temukan atas nama M Ishak. 

"Kami lakukan pengejaran yang saat itu kebetulan dia sedang duduk disalah satu minimarket dj Jalan Jendral Sudirman KM 25," katanya. 

Pelaku mencuri sepeda motor korban dengan cara merusak kunci kontak motor dengan mengenakan kunci T dan mengaku menjual sepeda motor tersebut dengan Harga Rp 1,3 juta. 

 Sementara, M (DPO) menerima upah Rp 200 ribu yang bertugas menjalankan sepeda motor tersebut. 

"Satu lagi masih DPO, yang bertugas menjualkan sepeda motor," katanya. 

Akibat perbuatannya, tersangka di sangkakan dengan pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved