Rapat Koordinasi Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemko Medan Harus Lakukan Berikut Ini
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda Sumut termasuk Pemko Medan. Rapat koordinasi ini membahas persiapan jelang hari Natal dan Tahun Baru 2020.
Selain membahas upaya pengendalian Covid-19 di Sumut, pertemuan ini juga sebagai mengantisipasi gelombang penyebaran Covid-19 khususnya menjelang natal dan tahun baru (Nataru).
Pertemuan dengan unsur Forkopimda Sumut dihadiri Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Lalu, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kapolda Sumut RZ. Panca Putra Simanjuntak dan unsur Forkopimda Lainnya.
Hadir juga Ketua FKUB Sumut Palit Muda Harahap, Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak, Bupati dan Walikota se-Sumut baik virtual maupun fisik, serta OPD dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Sumut.
Dalam pemaparannya Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa Pemprov Sumut terus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayahnya. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.
Selain meningkatkan vaksinasi, terutama di daerah-daerah yang cakupannya masih rendah, pembatasan mobilitas penduduk juga akan dilakukan
Edy Rahmayadi bilang, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sampai hari ini masih berlangsung di seluruh wilayah Sumut. Dari jumlah 33 Kabupaten/Kota, terdapat 16 Kabupaten/Kota yang capaiannya masih di bawah 40 persen. Oleh sebab itu kami terus menggenjot vaksinasi.
"Dari data capaian dosis I sebesar 47,37 persen dan dosis II 29,33 persen.Oleh karena itu kita akan perkuat vaksinasi, terutama di daerah-daerah yang cakupannya masih rendah. Selain itu kita akan terus tingkatkan upaya pencegahan jelang Nataru, Prokes yang utama," Kata Gubernur Sumut.
Dijelaskan Edy, salah satu langkah yang diambil Pemprov Sumut guna pencegahan penyebaran Covid-19 menjelang Nataru adalah melarang cuti bagi pekerja untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi peningkatan kasus Covid-19 di Sumut seperti tahun lalu usai Nataru.
"Upaya yang kita lakukan agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19 seperti tahun lalu setelah Nataru yakni dengan cuti untuk membatasi mobilitas masyarakat," Jelasnya.
Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan Pemprov Sumut untuk mewaspadai daerah-daerah yang saat ini mengalami peningkatan kasus Covid-19.
Secara nasional ada 131 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus walau tidak signifikan antara lain Medan, Deliserdang dan Nias Selatan.
Menurutnya, kenaikan sekecil apapun perlu diwaspadai untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-bersama.jpg)