BOR di RS Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Tinggal Dua Isoter Lagi yang Beroperasi
Bed Occupancy Rate (BOR) atau sering disebut dengan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di seluruh Rumah Sakit Provinsi Sumatera Utara menur
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Bed Occupancy Rate (BOR) atau sering disebut dengan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di seluruh Rumah Sakit Provinsi Sumatera Utara terus mengalami penurunan secara signifikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Ismail Lubis, Rabu (10/11/2021).
Ismail mengatakan, saat ini ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 sudah tidak mengalami kepenuhan.
"Sejauh ini dari laporan beberapa rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, kalau tempat tidur banyak yang kosong. Artinya penurunan pasien terkonfirmasi positif berkurang," jelasnya.
Baca juga: Guru Besar USU Dukung Bobby Nasution Instruksikan Camat Bawa Warga Positif Covid-19 ke Isoter
Dikatakan Ismail, sejauh ini juga Isolasi Terpadu (Isoter) yang disediakan beberapa waktu lalu hanya tinggal beberapa saja yang beraktivitas.
"Semua yang bertugas di beberapa isoter kemarin sudah dipulangkan ke tempat kerjanya masing-masing, dan sejauh ini belum kita buka kembali," terangnya.
Ismail mengatakan, bahwa saat ini hanya ada dua isoter Provinsi Sumut yang masih beroperasional.
"Karena terjadi penurunan secara signifikan, untuk sementara hanya dua yang tetap kita operasional kan yakni isoter RS L Tobing dan RS Haji," paparnya.
Baca juga: RESPONS Camat-camat terkait Imbauan Wali Kota Bobby Memboyong Warga Positif Covid 19 ke Isoter
Namun, lanjut ISmail, apabila Bandara Kuala Namu melakukan aktivitas penerbangan pergi dan kedatangan luar negeri, maka pihaknya akan kembali membuka isoter tersebut.
"Ada delapan isoter yang akan kita buka kembali apabila penerbangan luar negeri telah diaktifkan di Bandara Kuala Namu," terangnya.
Untuk angka pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, per awal bulan ini sudah mencapai 102 ribu orang.
"Sekarang yang terpapar itu 988 orang. Tapi nanti saya cek ulang ya. sebab itu data per bulan ini akurasinya nanti saya kabarkan kembali,"tukasnya. (cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/km-bukit-raya-fasilitas-isoter.jpg)