Dipaksa Dengar Lagu Baby Shark Sampai Stres, 3 Mantan Napi Ajukan Gugatan Terhadap Sipir Penjara

Berhari-hari di penjara dan diperdengarkan lagu dengan volume tinggi, narapidana ini tak tahan dan menyebutnya sebagai penyiksaan paling brutal.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Istimewa
Dipaksa Dengar Lagu Baby Shark Sampai Stres, 3 Mantan Napi Ajukan Gugatan Terhadap Sipir Penjara. Foto Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Berhari-hari di penjara dan diperdengarkan lagu dengan volume tinggi, narapidana ini tak tahan dan menyebutnya sebagai penyiksaan paling brutal.

Mungkin selama ini ada yang belum pernah mendengar lagu anak-anak yang berjudul Baby Shark.

Lagu anak-anak ini begitu populer hingga disebut sebagai lagu wajib anak internasional.

Saat ini, video dari lagu tersebut menjadi video musik yang paling banyak dilihat di Youtube di seluruh dunia.

Baca juga: Napi Disika dan Peredaran Sabu di Lapas Tanjunggusta, Ombdusman: Kadivpas dan Kalapas tak Kompeten

Baca juga: Seribuan Napi Lapas Tanjung Gusta Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19

Gelar ini mungkin masih akan bertahan lama, karena jumlah pendengarnya terus bertambah.

Namun, karena saking populernya, melodi lagu Baby Shark doo doo doo menjadi sedikit mengganggu.

Bahkan menjadi penyebab langkanya gugatan antara 3 mantan narapidana terhadap sipir penjara.

Peristiwa ini terjadi di Amerika Serikat.

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

Daniel Hedrick, Joseph 'Joey' Mitchell dan John Basco, 3 mantan narapidana, mengajukan gugatan kepada penjaga penjara mereka karena harus mendengarkan lagu Baby Shark berulang-ulang selama di penjara. 

Menurut pengacara mereka, ini adalah pengalaman "sangat menyiksa" yang terjadi di Penjara Oklahoma County.

Sebuah laporan investigasi pada tahun 2020 mengkonfirmasi bahwa antara November dan Desember 2019, setidaknya 4 tahanan dipaksa untuk mendengarkan lagu ini berulang-ulang dengan volume yang sangat tinggi dan untuk waktu yang lama.

Kembali ke kejadian itu, mantan narapidana ini mengajukan gugatan terhadap Sheriff Tommie Johnson III dan dua penjaga penjara.

Baca juga: Geger Ada Suara Minta Tolong di Dalam Dinding,Rupanya Ada Pria Tanpa Busana Terjebak di Balik Tembok

Baca juga: Baru Nikah Sehari, Pria Ini Laporkan Istrinya Menghilang, Rupanya Kabur Sama Pacar Sesama Jenisnya

Mereka menggugat dengan alasan volume musiknya sangat keras sehingga lorong-lorongnya bahkan bergetar.

Lagu Baby Shark
Lagu Baby Shark (Soha.vn)

Melalui penyelidikan, Jaksa Wilayah Oklahoma David Prater mengatakan penggunaan lagu Baby Shark di penjara adalah hukuman yang kejam dan tidak manusiawi.

Hal ini menempatkan narapidana dalam situasi stres yang ekstrem.

Saat ini, 2 penjaga penjara telah diskors sampai masalah ini diklarifikasi.

(Yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved