Breaking News

Bos Ducati Marah Petugas Bea Cuka 'Unboxing' Motor Sembarangan di Mandalika

Mandalika Grand Prix Associaton (MGPA) selaku promotor balapan WorldSBK di Sirkuit Mandalika, Indonesia, mendapat sorotan internasional.

Tayang:
SPEEDWEEK.COM.
Foto pembongkaran peti kargo berisi motor oleh oknum petugas di Sirkuit Mandalika yang membuat Mandalika Grand Prix Associaton (MGPA) menjadi sorotan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mandalika Grand Prix Associaton (MGPA) selaku promotor balapan WorldSBK di Sirkuit Mandalika, Indonesia, mendapat sorotan internasional.

Pasalnya, belum lama ini telah beredar sebuah video yang menayangkan aktivitas menunjukkan motor balap tim dari peti kargo di dalam Sirkuit Mandalika.

Unggahan akun Instagram Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram menjelaskan pembongkaran peti dilakukan untuk keperluan administrasi. Namun, beredarnya video pembongkaran peti berisi motor dan aksi foto bareng di berbagai platform media sosial menimbulkan kritik.

Lebih-lebih video menunjukkan pembongkaran motor Ducati V4R milik pembalap Aruba.it Ducati, Michael Ruben Rinaldi, dilakukan oleh pegawai tanpa seragam petugas bea cukai.

Peristiwa ini mengundang perhatian media motorsport asal Swiss, Speedweek.

Speedweek melansir, pihak yang berwenang membuka peti itu hanyalah petugas bea cukai yang memiliki tanda khusus atau tim pemilik motor itu sendiri.

Aturan ini dimaksudkan untuk menghindari spionase dan manipulasi material.

Aksi unboxing ilegal yang terjadi di Mandalika sudah sampai ke telinga Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti.

"Paolo Ciabatti bereaksi dengan kebingungan dan kemarahan atas kejadian yang tidak dapat ditoleransi ini," bunyi kutipan dari artikel di Speedweek.

"Seperti yang kita ketahui kejadian seperti ini di motor sport hanya terjadi di negara dunia ketiga dan dari masa 40 tahun yang lalu."

Sekadar informasi, negara dunia ketiga merupakan istilah lama yang dianggap "kasar" untuk menyebut negara berkembang.

Peristiwa ini juga mengundang komentar dari Direktur WorldSBK, Gregorio Lavilla.

"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami. Pegawai yang terlibat sudah dipecat," ucap Gregorio Lavilla.

Peristiwa ini tentu memberikan citra buruk bagi Indonesia yang sedang berusaha kembali menjadi tuan rumah event balap tingkat dunia.

WorldSBK Indonesia di Sirkuit Mandalika akan menjadi balapan pamungkas dari kejuaraan dunia balap motor superbike musim ini.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved