News Video
Optimis Masuki Pasar Modern, Kahiyang Ayu Resmikan Pojok UMKM
Dalam peresmian Pojok UMKM di Hotel Mercure, Kahiyang Ayu berharap kepada pelaku usaha modern untuk dapat memberikan ruang kepada UMKM
Penulis: Angel aginta sembiring |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan, Kahiyang Ayu menyampaikan harapan dan cita-citanya kepada pelaku usaha UMKM di Kota Medan.
Dalam peresmian Pojok UMKM di Hotel Mercure, Kahiyang Ayu berharap kepada pelaku usaha modern untuk dapat memberikan ruang kepada UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka dan bersifat optimis bahwa UMKM dapat memasuki pasar modern.
"Sesuai cita-cita kita bersama terhadap UMKM adalah bisa naik kelas berperan sebagai salah satu urat nadi perekonomian dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, pelaku-pelaku usaha UMKM dan asosiasi yang beraliansi kepada UMKM, " tutur Kahiyang, Kamis (11/11/2021).
Dalam kesempatan yang sama di peresmian Pojok UMKM kolaborasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan dan Grand Mercure Medan Angkasa, Kahiyang yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah menyampaikan strategi Dekranasda Kota Medan yang akan datang.
"Salah satu yang harus kita dorong bersama untuk kemajuan UMKM adalah pemasaran yang terbagi menjadi dua jenis yaitu pemasaran online dan offline, " ujarnya.
Untuk pemasaran online, Dekranasda akan menggandeng e-commerce atau market place seperti Shopee, Tokopedia, dan lainnya untuk melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM.
Hal itu guna para pelaku UMKM bisa memasarkan produknys melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Pemasaran offline seperti yang kita saksikan hari ini yaitu pemasaran di pojok-pojok, lobby dan tempat strategis lainnya di Hotel Grand Mercure dan akan dikomunikasikan dengan hotel lainnya di Kota Medan, " lanjut Kahiyang.
Hal ini juga sedang dilakukan pemasaran di pasar modern yang saat ini produk UMKM sudah dipasarkan di Brastagi Supermarket dan akan berlanjut di pasar-pasar modern lainnya.
Kahiyang juga turut menyampaikan harapannya terhadap UMKM bisa naik kelas berperan sebagai salah satu urat nadi perekonomian.
"Hal ini harus adanya kolaborasi melalui dinas terkait pemerintah Kota Medan untuk melakukan pendampingan kepada pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk sampai pada legalitas, " ujarnya.
Ia juga menyampaikan kepada pelaku usaha modern agar berkenan memberikan kesempatan kepada UMKM dengan memberikan space pemasaran.
"Serta kepada pelaku usaha yang harus menjadi tanggung berbenah diri memenuhi yang dipersyaratkan untuk bisa masuk di Pasar Modern, " tutupnya.
(cr9/Tribun-Medan.com)